Pencarian

Apple Hentikan Penggunaan Titanium di iPhone Pro Series, Kembali ke Baja Tahan Karat

Minggu, 07 Juni 2026 • 00:14:31 WIB
Apple Hentikan Penggunaan Titanium di iPhone Pro Series, Kembali ke Baja Tahan Karat
Apple hentikan penggunaan titanium dan kembali gunakan baja tahan karat pada iPhone Pro series.

Keputusan Apple untuk menghentikan penggunaan titanium di jajaran iPhone Pro merupakan perubahan material yang cukup mengejutkan, mengingat betapa gencarnya perusahaan mempromosikan titanium sebagai bahan revolusioner saat debut di iPhone 15 Pro pada 2023. Material yang dikenal lebih ringan dan kuat dari baja tahan karat itu disebut-sebut sebagai salah satu peningkatan paling substansial pada desain Pro series.

Dua Tahun Titanium, Lalu Hening

iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max menjadi perangkat pertama yang membawa rangka titanium — sebuah gebrakan karena Apple sebelumnya hanya menggunakan material tersebut pada jam tangan edisi khusus. Promosi besar-besaran dilakukan, menonjolkan kekuatan dan bobot ringan yang membuat perangkat lebih nyaman digenggam.

Namun, ketika lini iPhone 17 Pro diperkenalkan tahun ini, Apple tidak lagi menyebut titanium sebagai material utama. Alih-alih, perusahaan kembali ke baja tahan karat yang sudah menjadi andalan sejak iPhone X series. Perubahan ini terjadi tanpa pengumuman resmi yang mencolok, seolah-olah Apple sengaja menghindari sorotan terhadap keputusan ini.

Mengapa Apple Berbalik Arah?

Meski Apple tidak memberikan pernyataan resmi mengenai alasan peralihan ini, beberapa faktor bisa menjadi penyebab. Titanium memang lebih ringan, tetapi material ini memiliki kelemahan: lebih rentan terhadap goresan dibandingkan baja tahan karat. Banyak pengguna iPhone 15 Pro melaporkan casing yang mudah tergores meski sudah menggunakan pelindung.

Selain itu, biaya produksi titanium jauh lebih tinggi. Proses pemesinan dan finishing titanium membutuhkan peralatan khusus yang meningkatkan biaya per unit secara signifikan. Di tengah tekanan margin dan kenaikan harga komponen lain, Apple mungkin menilai baja tahan karat menawarkan keseimbangan yang lebih baik antara durabilitas dan biaya.

Dampak bagi Pengguna di Indonesia

Bagi pengguna iPhone di Indonesia, perubahan ini berarti bobot perangkat Pro series kemungkinan akan sedikit bertambah. Baja tahan karat lebih berat daripada titanium, meski tidak terlalu signifikan dalam penggunaan sehari-hari. Namun, daya tahan terhadap goresan justru lebih baik pada baja tahan karat yang sudah teruji selama bertahun-tahun.

Keputusan Apple ini juga bisa mempengaruhi nilai jual kembali. iPhone dengan material titanium sempat menjadi daya tarik tersendiri di pasar barang bekas. Kini, dengan kembali ke baja tahan karat, generasi iPhone Pro sebelumnya yang menggunakan titanium justru bisa menjadi incaran kolektor.

Apa Selanjutnya untuk Desain iPhone Pro?

Langkah ini menunjukkan bahwa Apple tidak ragu untuk mundur dari keputusan desain yang sebelumnya dianggap sebagai lompatan besar. Perusahaan tampaknya lebih mengutamakan kepraktisan dan biaya produksi ketimbang gimmick material premium.

Belum jelas apakah Apple akan kembali ke titanium di masa depan, atau justru mencari material alternatif lain seperti keramik atau paduan aluminium yang lebih canggih. Yang pasti, era titanium di iPhone Pro ternyata hanya berlangsung singkat — dua tahun, lalu lenyap tanpa banyak gembar-gembor.

Bagikan
Sumber: bgr.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks