BENGKULU — PT PLN (Persero) meresmikan PLTD Sidera tahap pertama berkapasitas 20 megawatt di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, bertepatan dengan momentum Hari Listrik Nasional ke-81. Pembangkit yang dikelola PLN Nusa Daya ini diproyeksikan menembus total 50 MW pada November 2026, menambah margin daya bagi jaringan distribusi di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala.
Kabupaten Sigi — Peresmian di kawasan PLN Nusa Daya Sidera itu dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Bupati Sigi, Kapolres Sigi, serta Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Rizal Calvary Marimbo beserta jajaran. Kehadiran pembangkit berbahan bakar diesel ini menjadi penopang sistem interkoneksi kelistrikan Sulawesi yang menanggung beban rumah tangga, layanan publik, dunia usaha, sampai kawasan industri.
PLTD Sidera beroperasi bertahap. Setelah 20 MW pada tahap pertama, tambahan 30 MW ditargetkan rampung November 2026.
Dorongan bagi Investasi Sulawesi Tengah
Anwar menilai ketersediaan energi adalah fondasi percepatan pembangunan dan daya tarik investasi daerah. Menurutnya, sistem kelistrikan yang semakin kuat akan mendorong aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pengembangan sektor industri.
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN yang terus berkomitmen menghadirkan pasokan listrik andal. Kehadiran PLTD Sidera ini menjadi kabar baik, karena listrik adalah penggerak utama pembangunan ekonomi. Dengan sistem yang semakin kuat, kami optimistis aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pengembangan sektor industri dan investasi di Sulawesi Tengah akan semakin melesat," ungkap Anwar.
Pemprov Sulawesi Tengah dan PLN akan memperkuat sinergi untuk memastikan pemerataan akses listrik serta pemenuhan kebutuhan energi berkelanjutan.
Bauran Energi Hijau Tetap Jadi Arah
Rizal Calvary Marimbo menegaskan pengoperasian PLTD Sidera merupakan bagian dari penguatan sistem ketenagalistrikan Sulawesi secara menyeluruh. Momentum HLN ke-81, katanya, mempertegas komitmen PLN menghadirkan layanan listrik terbaik.
"Momentum HLN ke-81 mempertegas komitmen PLN untuk hadir memberikan pelayanan listrik terbaik. Peresmian PLTD Sidera tahap pertama kapasitas 20 MW ini adalah langkah konkrit memastikan kebutuhan daya masyarakat dan industri terpenuhi. Di sisi lain, sesuai RUPTL, PLN terus mendorong percepatan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis potensi lokal seperti hidro dan surya agar sistem ketenagalistrikan Sulawesi semakin hijau dan berkelanjutan," jelas Rizal.
Artinya, diesel diposisikan sebagai penopang keandalan jangka pendek, sementara penambahan kapasitas jangka panjang tetap diarahkan ke pembangkit hidro dan surya sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik.
Margin Daya Distribusi Palu-Donggala Menguat
Dari sisi distribusi, General Manager PLN UID Suluttenggo Wahyu Prasetyo menyatakan pasokan daya dari PLTD Sidera memberi kepastian dan margin daya yang lebih aman bagi jaringan di Palu, Sigi, Donggala, dan sekitarnya. Jajarannya, kata dia, siap mengawal keandalan pasokan hingga ke titik pelanggan.
"Penguatan pasokan daya dari PLTD Sidera ini memberikan kepastian dan margin daya yang makin aman bagi jaringan distribusi di wilayah Palu, Sigi, Donggala, dan sekitarnya. PLN UID Suluttenggo siap mengawal keandalan pasokan ini hingga ke titik pelanggan, memastikan kualitas layanan tetap prima, serta siap mendukung penuh kebutuhan daya bagi para pelaku usaha dan investor yang ingin berkembang di Sulawesi Tengah," ungkap Wahyu.
Kolaborasi unit pembangkitan, pengatur beban, dan distribusi disebut menjadi kunci menjaga kualitas layanan.
Bagi warga dan pelaku usaha di Sigi, Donggala, dan Palu, tambahan daya ini berarti pasokan listrik yang lebih stabil untuk aktivitas harian maupun produksi. Bagi PLN, PLTD Sidera memperkuat posisi perusahaan dalam menjaga keandalan sistem Sulawesi sembari menyiapkan transisi ke pembangkit berbasis energi terbarukan.