Pencarian

10 Calon Pekerja dari Bengkulu Kantongi CoE Imigrasi Jepang, Siap Berangkat ke Tokyo sebagai Housekeeping Hotel Bintang Lima

Jumat, 07 Agustus 2026 • 14:01:31 WIB
10 Calon Pekerja dari Bengkulu Kantongi CoE Imigrasi Jepang, Siap Berangkat ke Tokyo sebagai Housekeeping Hotel Bintang Lima
Sepuluh calon pekerja migran asal Bengkulu menunjukkan dokumen Certificate of Eligibility (CoE) yang diterbitkan Imigrasi Jepang di Bengkulu, Kamis (06/08/2026).

BENGKULU — Rini Anisyah, Saumul Aziz, Sujad Miko, Zakkiya Nur Fitri Elhawa, Agung Akbar, Ari Sandy Pratama, Cendra Hali Putra, Fandu Dewanata, Gusti Anang Triananda, dan Lingga Tiffani Anugerah menjadi bagian dari gelombang baru tenaga kerja asal Bengkulu yang siap terbang ke Negeri Sakura. Surat izin tinggal mereka telah diterbitkan dan menjadi pintu masuk untuk bekerja secara legal di industri perhotelan Jepang.

Direktur LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, mengonfirmasi terbitnya dokumen tersebut pada Kamis (06/8/2026). Ia menyebut seluruh alumni akan bergabung dengan para senior yang lebih dahulu bekerja di sektor yang sama.

Proses Panjang Sebelum CoE Terbit

Perjalanan kesepuluh calon pekerja tidak singkat. Efri Marlovi, Sekretaris LPK Azea Bengkulu Internasional, memaparkan bahwa seluruh peserta telah melewati pembelajaran bahasa Jepang intensif, pelatihan keterampilan bed making, hingga wawancara kerja dengan perusahaan pengguna di Jepang.

"Alhamdulillah, CoE telah diterbitkan oleh Imigrasi Jepang. Selanjutnya para peserta akan mengikuti tahapan psikotest, EKTLN, serta pengajuan penerbitan visa di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta," kata Efri Marlovi.

Setelah CoE terbit, tahapan administrasi masih berlanjut. Para alumni dijadwalkan menjalani psikotest dan pengajuan visa di Kedutaan Besar Jepang. Jika semua berjalan lancar, mereka dijadwalkan berangkat pada akhir Agustus atau awal September 2026.

Peluang Masih Terbuka untuk Pekerja Perempuan

Keberhasilan ini tidak membuat kedua lembaga berhenti. Afrianto Santoso menegaskan kebutuhan tenaga kerja di sektor perhotelan Jepang, khususnya housekeeping, masih sangat tinggi.

"Kami masih membutuhkan calon siswa dan siswi, terutama perempuan, yang memiliki minat berkarier di bidang housekeeping hotel di Jepang. Peluang kerja pada sektor ini masih sangat terbuka sehingga kami akan terus mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi, disiplin, serta kemampuan bahasa Jepang sesuai standar yang dibutuhkan perusahaan," ujarnya.

Saat ini, delapan alumni perempuan lainnya masih menunggu proses penerbitan izin tinggal di Jepang. Pihak lembaga berharap seluruh proses administrasi mereka dapat segera rampung sehingga bisa menyusul rekan-rekannya.

Kebanggaan bagi Generasi Muda Bengkulu

Afrianto menambahkan, keberangkatan para alumni menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga pelatihan, mitra industri, dan perusahaan pengguna di Jepang mampu membuka peluang kerja luas bagi generasi muda Indonesia.

"Kami merasa bangga dapat melihat para siswa dan siswi yang telah mengikuti proses pelatihan akhirnya berhasil meniti karier di Jepang. Semoga mereka dapat bekerja dengan baik, menjaga nama baik Indonesia, serta menjadi motivasi bagi adik-adik tingkatnya," tutup Afrianto.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ewarta.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks