BENGKULU — Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.40 WIB, tepatnya di lajur 1 menjelang Gerbang Tol Ciawi 1. Bus yang datang dari arah Jakarta menuju Bogor itu langsung dievakuasi setelah api berhasil dipadamkan.
Kronologi: Asap Muncul dari Mesin, Sopir Segera Tepikan Bus
Kompol Akhmad Jajuli, Kepala Induk (Kainduk) PJR Tol Jagorawi, menjelaskan rangkaian kejadian. Saat melaju di titik tersebut, pengemudi mendapati asap tebal keluar dari bagian mesin depan.
"Setiba di TKP (tempat kejadian perkara) menjelang Gerbang Ciawi 1, tiba-tiba mesin bagian depan keluar asap," ungkap Jajuli dalam keterangannya, Sabtu.
Sadar akan bahaya, sopir langsung menepikan bus ke bahu jalan kiri. Api yang semula hanya di bagian mesin kemudian menjalar ke area tengah kendaraan. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi berhasil memadamkan api sebelum menjalar ke seluruh bodi bus.
Diduga Korsleting Listrik, Tak Ada Korban Jiwa
Hasil pemeriksaan awal di lapangan mengarah pada korsleting listrik sebagai penyebab utama. "Faktor yang memengaruhi korsleting listrik," kata Jajuli, tanpa merinci lebih lanjut dugaan sumber korsleting tersebut.
Beruntung, seluruh penumpang dan awak bus berhasil keluar dari kendaraan sebelum api membesar. Tidak ada laporan korban luka maupun jiwa dalam insiden ini. Posisi akhir bus berada di lajur 1 dengan arah hadap selatan setelah dievakuasi petugas.
Arus Lalu Lintas Kembali Normal Pasca-Evakuasi
Proses evakuasi berlangsung cepat. Petugas derek dan tim patroli jalan raya (PJR) mengamankan lokasi agar tidak terjadi kemacetan parah di jalur utama menuju Bogor. Setelah bus berhasil dipindahkan, arus lalu lintas di Tol Jagorawi kembali normal.
Peristiwa kebakaran bus di jalan tol kerap terjadi akibat faktor teknis yang luput dari pemeriksaan rutin. Kecelakaan tunggal ini menjadi pengingat bagi operator bus untuk memeriksa kondisi kelistrikan kendaraan secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.