BENGKULU — Nuri Agus Wibowo, yang sempat bersinar di Liga 2 bersama Persiku Kudus, kini menjadi sorotan karena nasib pilu di luar lapangan. Ia dilaporkan meninggalkan rumah tanpa kabar dan jejak. Kakak kandung Nuri, Barep Wahyudi, membenarkan kabar kehilangan tersebut dan mengungkap rangkaian peristiwa yang mendorong adiknya mengambil langkah nekat.
Cedera Beruntun dan Kontrak yang Tak Diperpanjang
Barep menjelaskan, masalah Nuri bermula saat kontraknya bersama Persiku resmi berakhir pada Februari lalu. Sepulang ke Karanganyar, musibah datang bertubi-tubi. Nuri mengalami kecelakaan lalu lintas saat dibonceng temannya pada waktu magrib. "Dia ditabrak motor yang lawan arah. Untung ada CCTV dan ada bukti, sehingga yang menabrak mengakui salah. Alasannya ngantuk," kata Barep, seperti dilaporkan detikJateng.
Tabrakan itu menyebabkan patah tulang di salah satu jari kaki kiri Nuri. Ia menjalani operasi dan masa pemulihan selama 4 hingga 5 bulan. Kondisi fisik yang memburuk diperparah riwayat benturan kepala saat membela Persiku melawan Persiba. Kombinasi cedera dan ketidakmampuan mencari penghasilan—baik dari kontrak klub maupun pertandingan tarkam—membuatnya terpuruk secara psikologis.
Perjalanan Tanpa Arah dari Karanganyar ke Magelang
Pada Senin pagi, Nuri keluar rumah hanya membawa beberapa potong pakaian. Ia sengaja meninggalkan ponselnya. Barep, yang curiga, memeriksa rekaman CCTV dan mendapati adiknya memesan ojek daring. Pencarian dilakukan dengan menelusuri driver ojek hingga diketahui Nuri turun di dekat RS Kasih Ibu, Purwosari. Jejaknya kemudian terendus hingga agen travel, dan ia diketahui naik kendaraan menuju Parakan, Temanggung pada Rabu (10/6).
Setiba di Parakan, Nuri singgah di rumah rekan setim lamanya di Madura United. Temannya mengatakan Nuri ingin 'refreshing' dan tidak ingin diganggu. Namun, saat Barep menyusul, Nuri sudah pergi. Ia ikut temannya yang hendak terapi ke arah Magelang, lalu meminta diturunkan di pinggir jalan dekat pusat perbelanjaan Artos. Sejak saat itu, kontak dengan Nuri benar-benar putus.
Keluarga Menduga Nuri Pergi untuk Menenangkan Diri
Barep mengaku terus berupaya mencari keberadaan adiknya. Ia menduga Nuri sengaja menghilang untuk menenangkan diri dari beban pikiran. "Mungkin dia pergi untuk menenangkan diri, dan mungkin dia juga terlalu berfikir beban karena cederanya. Tapi tidak begitu caranya, langsung pergi tanpa pamit," ujar Barep penuh penyesalan. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih berharap mendapatkan informasi atau petunjuk baru mengenai keberadaan eks kiper Persiku tersebut.