SELUMA — Sepuluh kursi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma masih lowong. Pemerintah daerah pun bergerak cepat dengan menyiapkan seleksi terbuka untuk mengisi jabatan-jabatan strategis tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, mengatakan proses administrasi sudah dimulai. Surat permohonan izin pelaksanaan seleksi telah dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada awal pekan ini.
“Permohonan izin pelaksanaan seleksi sudah kami kirimkan ke BKN pada awal pekan ini. Saat ini kami menunggu rekomendasi untuk tahapan berikutnya,” ujar Deddy.
Panselda Segera Dibentuk, Unihaz Sudah Beri Surat Tugas
Sembari menunggu izin dari BKN, pemerintah daerah mulai menyusun Panitia Seleksi Daerah (Panselda). Tim ini nantinya akan menjalankan seluruh proses seleksi secara independen dan profesional.
Menurut Deddy, Panselda akan terdiri dari pejabat internal pemda, akademisi, tenaga profesional, dan ahli yang relevan dengan kebutuhan jabatan yang akan diisi. Dari informasi yang diterima dari BKPSDM, baru Universitas Hazairin (Unihaz) yang telah menyerahkan surat tugas untuk bergabung dalam tim seleksi.
“Informasi terakhir yang kami terima dari BKPSDM, baru Universitas Hazairin (Unihaz) yang telah memberikan surat tugas untuk menjadi bagian dari Panselda,” tambahnya.
Mengapa 10 Jabatan Kepala OPD Kosong?
Kekosongan di sejumlah OPD ini terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa pejabat sebelumnya pensiun, sementara yang lain dimutasi atau mengikuti promosi jabatan. Pemerintah Kabupaten Seluma menilai pengisian jabatan definitif penting untuk menjaga kelancaran pelayanan publik dan program pembangunan daerah.
Proses seleksi terbuka atau lelang jabatan ini merupakan mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara. Tujuannya untuk memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Jadwal Seleksi Masih Menunggu Rekomendasi BKN
Pemerintah daerah belum bisa memastikan kapan proses seleksi dimulai. Semua masih bergantung pada rekomendasi dari BKN. Setelah izin keluar, Panselda akan segera mengumumkan jadwal pendaftaran, seleksi administrasi, hingga uji kompetensi bagi para calon.
Deddy berharap proses ini berjalan lancar dan tidak ada kendala berarti. Dengan terisinya 10 kursi kepala OPD, ia yakin kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Seluma bisa lebih optimal.
“Kami targetkan seleksi ini bisa segera rampung agar tidak ada lagi kekosongan yang berkepanjangan di posisi strategis,” pungkasnya.