BENGKULU — Bukan cuma jadi pabrikan Korea pertama yang turun di 24 Hours of Le Mans lewat prototipe LMDh GMR-001, Genesis kini menunjukkan taringnya di kelas GT3. Konsep Magma GT3 yang dipamerkan di Circuit de la Sarthe pada Jumat (13/6) lalu menjadi jawaban atas ambisi tersebut. Mobil ini masih berstatus studi, tapi Genesis sudah memberikan kode keras bahwa versi produksinya tengah dalam pertimbangan serius.
Bukan Sekadar Konsep Balap, Ada Sinyal untuk Jalan Raya
Genesis menyebut Magma GT3 sebagai "salah satu dari beberapa skenario yang mungkin," namun target jangka panjang untuk memiliki mobil halo di kelas GT3 sudah jelas. Langkah ini mengingatkan pada strategi Toyota yang pertama kali memamerkan konsep GR GT3 pada 2022, sebelum akhirnya meluncurkan supercar GR GT dan versi balapnya. Jika Genesis mengikuti jalur serupa, publik bisa berharap melihat Magma GT melaju di jalan raya dan sirkuit dalam beberapa tahun ke depan.
Menariknya, konsep Magma GT3 tampil sangat mirip dengan versi jalan raya Magma GT yang debut akhir tahun lalu. Bedanya, versi terbaru ini sudah dilengkapi interior penuh yang sebelumnya tidak diperlihatkan. Kabinnya menggabungkan jok balap dengan konsol tengah lebar berlapis kulit oranye quilted. Satu gauge besar di tengah ditemani tiga gauge kecil di samping, plus layar video berukuran kecil di bawahnya—memberi kesan analog yang khas di era mobil modern serba digital.
Dua Konsep Baru dan Penghormatan untuk Legenda Le Mans
Selain Magma GT3, Genesis juga memamerkan varian baru dari Magma GT dan X Gran Convertible. Dua X Gran Convertible anyar dirancang khusus untuk parade pembalap, termasuk satu unit dengan interior hijau yang didedikasikan untuk Jacky Ickx, legenda Le Mans yang juga menjadi brand ambassador Genesis. Sementara Magma GT versi terbaru ini berganti warna dari oranye menjadi hijau, menegaskan bahwa Genesis melihat model ini sebagai "grand tourer mewah," bukan sekadar turunan dari mobil balap.
Genesis Magma Racing sendiri akan memulai perjuangan perdananya untuk kemenangan kelas utama di Le Mans pada Sabtu (14/6) pagi. Program GMR-001 yang sudah mengumpulkan poin di Spa dan dua kali lolos kualifikasi Le Mans ini rencananya akan diperluas ke ajang IMSA GTP di Amerika. Namun, jadwal ekspansi yang sempat diumumkan untuk 2027 disebut-sebut telah molor oleh perwakilan merek.
Dari Le Mans ke Garasi Konsumen, Masih Butuh Waktu
Dengan status yang masih spekulatif, versi jalan raya Magma GT kemungkinan masih perlu waktu beberapa tahun lagi untuk terwujud. Yang jelas, Genesis sudah membuktikan diri mampu bergerak cepat: dari mengumumkan program Le Mans hingga debut di balapan hanya dalam 500 hari. Kini, semua mata tertuju pada apakah pabrikan Korea ini bisa mengulang sukses serupa di kelas GT3—dan pada akhirnya, menghadirkan mobil impian ke garasi konsumen.