BENGKULU — Festival Tabut akan kembali digelar pada 16–25 Juni 2026 di Lapangan Sport Centre, Kota Bengkulu. Tradisi tahunan yang diwariskan turun-temurun ini menjadi agenda budaya unggulan untuk menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram.
Enam Tahun Berturut-turut Masuk KEN
Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata, Hafiz Agung Rifai, mengonfirmasi bahwa penyelenggaraan tahun ini menandai tahun keenam Festival Tabut menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara.
“Penyelenggaraan tahun ini menjadi tahun keenam Festival Tabut masuk dalam program unggulan Kementerian Pariwisata, Karisma Event Nusantara. Hal ini menunjukkan keberhasilan Festival Tabut dalam mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas penyelenggaraan event dari tahun ke tahun,” ujarnya.
Dampak Ekonomi dan Daya Tarik Wisata
Festival Tabut tidak hanya memiliki nilai sejarah dan kekayaan budaya yang kuat bagi masyarakat Bengkulu. Pemerintah pusat juga berharap event ini dapat memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat setempat.
Kementerian Pariwisata menargetkan peningkatan kualitas penyelenggaraan festival ini agar semakin menarik wisatawan. Sejak ditetapkan sebagai program unggulan KEN, Festival Tabut terus menjadi salah satu daya tarik wisata budaya andalan Provinsi Bengkulu.
Tradisi Warisan Leluhur Sambut Tahun Baru Islam
Secara turun-temurun, masyarakat Bengkulu menyelenggarakan Festival Tabut sebagai bagian dari perayaan menyambut Tahun Baru Islam. Tradisi ini mencerminkan akulturasi budaya yang telah mengakar kuat dan menjadi identitas daerah.
Rangkaian acara biasanya diisi dengan berbagai prosesi adat, pawai, dan pertunjukan seni yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai komunitas. Lokasi penyelenggaraan di Lapangan Sport Centre dipilih untuk mengakomodasi jumlah pengunjung yang terus meningkat setiap tahunnya.