BENGKULU — Direktur Utama PT Jawa Satu Power, Dwi Murray, menegaskan bahwa seluruh proses pemeliharaan Unit 1 PLTGU Jawa 1 telah selesai lebih cepat dari jadwal. Unit tersebut kini dalam tahap persiapan start-up untuk kembali beroperasi sesuai alokasi beban yang ditetapkan oleh Pusat Pengatur Beban (P2B) PLN. "Keandalan operasional merupakan prioritas utama kami," ujar Dwi dalam keterangan resmi, Kamis (11/6).
Bantahan Isu Pemadaman
Sebelumnya, beredar informasi yang mengaitkan pemadaman listrik bergilir di Jawa bagian barat dengan gangguan pada PLTGU Jawa Satu. Pihak JSP membantah hal tersebut. Dwi menekankan bahwa saat ini pembangkit beroperasi dengan baik dan siap mendukung kebutuhan sistem tanpa adanya gangguan operasional. "Penyelesaian pemeliharaan Unit 1 yang lebih cepat dari rencana juga mencerminkan kesiapan dan dedikasi tim kami," tambahnya.
Teknologi Pembangkit Raksasa Asia
PLTGU Jawa 1 merupakan salah satu pembangkit listrik tenaga gas dan uap terbesar di Asia. Pembangkit ini mengadopsi teknologi combined cycle generasi terkini yang dirancang untuk menghasilkan listrik secara lebih efisien, andal, dan ramah lingkungan. Sebagai bagian dari sistem interkoneksi Jamali 500 kV, pengaturan pembebanan seluruh pembangkit dilakukan secara terpusat oleh PLN melalui P2B sesuai kebutuhan sistem.
JSP secara konsisten menjalankan program pemeliharaan berkala sesuai standar operasional industri. Keberhasilan menyelesaikan pemeliharaan lebih cepat dari rencana disebut sebagai bukti kompetensi sumber daya manusia perusahaan. "Kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi optimal bagi ketahanan energi dan keandalan sistem kelistrikan nasional," tutup Dwi.