ARGA MAKMUR — Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata menyambut langsung kepulangan 28 jamaah haji asal daerahnya di Masjid Agung Baitul Makmur, Arga Makmur, belum lama ini. Dari total 29 jamaah yang berangkat, satu orang meninggal dunia di Tanah Suci.
“Alhamdulillah semuanya pulang dengan selamat. Memang sedikit berbeda, berangkat 29 jamaah pulang 28 orang, karena salah satu saudara kita dipanggil oleh Allah SWT. Mari kita doakan semoga almarhumah meninggal dalam keadaan khusnul khatimah,” ujar Bupati Arie dalam sambutannya.
Pesan Bupati: Bawa Pulang Akhlak, Bukan Sekadar Oleh-Oleh
Dalam kesempatan itu, Bupati Arie menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah dapat kembali ke kampung halaman dalam kondisi sehat. Ia menekankan bahwa ibadah haji adalah anugerah terbesar yang tidak didapatkan setiap orang.
“Kami mengucapkan selamat atas keberhasilan menunaikan rukun Islam kelima. Semoga ibadah yang telah dijalani diterima Allah SWT, menjadikan saudara-saudara sekalian mendapatkan Haji Mabrur, yang amalnya tidak terputus, dosa-dosanya diampuni, dan pulang kembali menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Arie.
Ia berpesan agar pengalaman selama di Tanah Suci diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Bawa pulang bukan hanya oleh-oleh, melainkan juga akhlak mulia, kesabaran, dan semangat berbagi. Jadikan ibadah ini sebagai titik awal untuk membangun lingkungan yang lebih damai dan berkah di Bengkulu Utara,” tambahnya.
Perwakilan Jamaah: Siap Mengamalkan Ilmu Selama di Tanah Suci
Salah satu perwakilan jamaah haji mengungkapkan rasa terima kasih atas sambutan hangat dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara selama persiapan hingga kepulangan.
“Terima kasih atas doa dan perhatiannya. Kami berusaha menjalankan ibadah dengan sebaik mungkin, dan kini siap mengamalkan apa yang telah kami pelajari di sana,” ucapnya.
Pemkab Siapkan Fasilitas Kedatangan untuk Kenyamanan Jamaah
Pemerintah daerah memastikan telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk memperlancar proses kedatangan dan pemulangan jamaah haji. Langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan dan keamanan mereka pasca-ibadah di Tanah Suci.