Pencarian

KPK Geledah Rumah Mertua Kontraktor Adi Sumarta di Tanah Patah, Dua Koper Dokumen Diamankan

Senin, 14 September 2026 • 05:01:31 WIB
KPK Geledah Rumah Mertua Kontraktor Adi Sumarta di Tanah Patah, Dua Koper Dokumen Diamankan
Penyidik KPK tiba di rumah mertua kontraktor Adi Sumarta di Kelurahan Tanah Patah, Bengkulu, pada Minggu malam.

BENGKULU — Rumah yang digeledah KPK berada di Kelurahan Tanah Patah dan dihuni ibu mertua Adi Sumarta. Penyidik tiba di lokasi pada Minggu malam dan langsung melakukan pemeriksaan di dalam rumah.

Ketua RW 04 Kecamatan Ratu Agung, Mugito, membenarkan adanya kegiatan tersebut. "Memang benar ada penyidik KPK, dan ini merupakan rumah ibu mertuanya Adi Sumarta," ujar Mugito di Bengkulu, Senin dinihari.

Usai pemeriksaan, petugas terlihat keluar membawa dua koper. Isinya diduga kuat dokumen yang berkaitan dengan perkara yang tengah diusut.

Rangkaian Penggeledahan KPK di Kota Bengkulu Sejak Awal Agustus

Operasi di Tanah Patah menambah daftar lokasi yang digeledah KPK di Kota Bengkulu. Sebelumnya, pada 13 Agustus 2026, penyidik mendatangi rumah pribadi anggota DPRD Kota Bengkulu aktif, Vinna Ledy Anggraheni, di Jalan Camar, Kelurahan Cempaka Permai, Kecamatan Gading Cempaka.

Dari rumah Vinna, penyidik menyita dua koper dan satu kardus berisi dokumen. Mobil pribadi yang terparkir di teras rumah juga diperiksa. "Memang itu rumah dia (Vinna), dokumen saja yang dibawa dan tidak ada uang. Vinnanya tidak ada di rumah," jelas Ketua RT 04 Kelurahan Cempaka Permai, Aprianto.

Pada Kamis (13/8), KPK menggeledah rumah pribadi kontraktor Budi Masri di Kelurahan Tanah Patah, Kecamatan Ratu Agung. Di hari yang sama, rumah Kepala Bidang Sumber Daya Alam Dinas PUPR Kota Bengkulu, Agus Suhendra Wijaya, di Kelurahan Padang Nangka, Kecamatan Singaran Pati, juga digeledah. Total tiga koper dokumen disita dari dua lokasi itu.

Rumah ASN hingga Sekretaris DPRD Ikut Digeledah

Sehari sebelumnya, Rabu (12/8), giliran rumah dan mobil pribadi Hendra Okta, ASN di Dinas PUPR Kota Bengkulu, yang digeledah di Kelurahan Nusa Indah, Kecamatan Ratu Agung. Tiga koper berisi dokumen turut diamankan.

Operasi KPK di Bengkulu dimulai sejak awal Agustus. Pada Jumat (7/8), penyidik menggeledah rumah Sekretaris DPRD Kota Bengkulu, Syofyan Tosoni, di Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, dan menyita tiga koper dokumen.

Sehari sebelumnya, Kamis (6/8/2026), KPK menggeledah rumah B Daditama, yang dikenal sebagai orang kepercayaan Bupati Rejang Lebong nonaktif Muhammad Fikri Thobari, di Kabupaten Rejang Lebong. Rumah mantan pejabat Wali Kota Bengkulu, Arif Gunadi, yang kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, di Kecamatan Gading Cempaka, juga digeledah pada hari yang sama.

Kaitan dengan OTT Suap Proyek di Rejang Lebong

Rangkaian penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara atau pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Operasi tersebut juga merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan KPK terkait dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks