Pencarian

Piala Gubernur Bengkulu 2026 Sukses Digelar Tanpa APBD, Kejati Juara Kategori FKPD dan 30 Tim Bertanding

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:46:01 WIB
Piala Gubernur Bengkulu 2026 Sukses Digelar Tanpa APBD, Kejati Juara Kategori FKPD dan 30 Tim Bertanding
Suasana penutupan Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur Bengkulu 2026 di Lapangan Star Mini Soccer, Senin (24/8/2026).

BENGKULU — Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur Bengkulu 2026 resmi berakhir, Senin (24/8/2026). Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menutup kompetisi yang berlangsung di Lapangan Star Mini Soccer itu, mewakili Gubernur Bengkulu.

Kejuaraan yang berlangsung sejak 21 Agustus ini diikuti 30 tim dari dua kategori, yakni umum serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ajang ini menjadi pembuktian bahwa turnamen olahraga bisa digelar tanpa membebani anggaran daerah.

Kolaborasi Sponsor dan Dispora, APBD Tidak Tersentuh

Keberhasilan turnamen ini menjadi sorotan utama karena seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari sponsor swasta yang berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Bengkulu. Hal ini ditegaskan langsung oleh Herwan Antoni saat memberikan sambutan penutupan.

“Alhamdulillah, kegiatan Turnamen Mini Soccer Piala Gubernur 2026 ini sukses digelar tanpa menggunakan APBD. Sumber pendanaannya berasal dari para sponsor yang telah berkolaborasi dengan Dispora Provinsi Bengkulu,” ujar Herwan Antoni.

Model pendanaan ini dinilai sebagai langkah positif dalam penyelenggaraan event olahraga di daerah. Kolaborasi semacam ini memastikan kompetisi tetap berjalan tanpa mengganggu postur anggaran pemerintah provinsi.

Kejati dan SMA 3.7.11 Keluar sebagai Juara

Setelah empat hari bertanding, panitia memastikan tidak ada insiden berarti yang mengganggu jalannya kompetisi. Sportivitas para pemain dan perangkat pertandingan menjadi catatan tersendiri dalam penyelenggaraan tahun ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, khususnya kepada para peserta turnamen. Alhamdulillah, tidak ada ribut-ribut karena hasil pertandingan ataupun keputusan wasit yang dianggap merugikan,” ungkap Herwan.

Pada kategori umum, tim SMA 3.7.11 berhasil membawa pulang trofi juara pertama setelah mengalahkan Seskab Kepahiang di partai puncak. Posisi ketiga diraih tim Relima B. Adapun gelar pemain terbaik jatuh kepada Nopran dari Seskab Kepahiang, sementara top skor diraih Habib dari Seskab Kaur.

Untuk kategori FKPD/OPD, Kejati tampil sebagai juara pertama. Korem 041 menyusul di posisi kedua dan RSMY menempati posisi ketiga. Ridho dari Korem 041 dinobatkan sebagai pemain terbaik, sedangkan Idham dari RSMY menjadi top skor.

Lebih dari Sekadar Kompetisi, Ruang Silaturahmi Antarinstansi

Turnamen ini tidak hanya menyajikan persaingan ketat di lapangan hijau. Ajang tahunan ini menjadi medium efektif untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat silaturahmi antarpeserta, baik dari kalangan masyarakat umum maupun pejabat daerah.

Kesuksesan penyelenggaraan Piala Gubernur Bengkulu 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk ajang serupa di masa mendatang. Dengan dukungan sponsor yang solid, kompetisi olahraga di Bengkulu berpotensi terus berkembang tanpa ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediabengkulu.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks