BENGKULU — Kegiatan Binrohtal yang digelar serentak ini bukan sekadar seremoni rutin. Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa penguatan mental dan spiritual merupakan fondasi utama untuk mencegah oknum anggota bertindak melanggar hukum.
Seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Bengkulu serta personel dari berbagai satuan kerja turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan institusi dalam membangun karakter kepolisian yang humanis dan bertanggung jawab.
Empat Sifat Rasulullah Jadi Fondasi Tugas Kepolisian
Dalam sesi tausiyah yang disampaikan secara virtual, penceramah Aiptu Zulham, S.Sos., personel Polda Sulteng, mengangkat tema "Insan Presisi Harus Meneladani Sifat Rasulullah SAW". Materi ini menekankan penerapan empat sifat utama Nabi dalam pekerjaan sehari-hari.
Sifat Siddiq (jujur) dan Amanah (dapat dipercaya) disebut sebagai benteng utama agar personel tidak menyalahgunakan kewenangan. Sementara itu, sifat Tabligh (menyampaikan kebenaran) dan Fathonah (cerdas) mendorong terciptanya komunikasi yang santun serta peningkatan kecakapan profesional.
Mengapa Pembinaan Mental Menjadi Prioritas Kapolda?
Langkah ini diambil di tengah sorotan publik terhadap perilaku oknum kepolisian yang kerap merusak citra institusi. Dengan membangun landasan akhlak yang kuat, diharapkan setiap personel mampu menjalankan fungsi pelayanan dengan prima tanpa kehilangan integritas.
“Sifat kejujuran dan amanah menjadi benteng utama agar personel tidak menyalahgunakan kewenangan, sementara sifat tabligh dan fathonah mendorong terciptanya komunikasi yang santun, terbuka, serta peningkatan kecakapan profesional dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks,” ucapnya dalam tausiyah.
Melalui kegiatan keagamaan ini, seluruh jajaran Polda Bengkulu diharapkan mampu menjadikan nilai-nilai kenabian sebagai pedoman hidup. Target akhirnya adalah membentuk sosok Polri yang humanis, berintegritas, serta bertanggung jawab kepada masyarakat.
Hingga berakhirnya kegiatan Binrohtal pada Kamis siang, situasi di lokasi berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.