BENGKULU SELATAN — Polres Bengkulu Selatan menjadikan pembinaan rohani dan mental sebagai prioritas menjaga profesionalisme anggota. Binrohtal yang digelar Kamis (13/8/2026) pagi ini diikuti personel dari berbagai satuan, mulai dari pimpinan hingga staf.
Personel Muslim mengikuti kegiatan di Masjid Sulaiman Alfarizi Polres Bengkulu Selatan. Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.IK., M.Si., tampak hadir bersama para Kabag, Kasat, Kasi, serta personel lainnya.
Siraman Rohani: Dunia Sebagai Bekal Menuju Akhirat
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an. Materi selanjutnya disampaikan Ipda H. Fahmi, S.Kom.I., yang mengajak personel menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat.
Dalam tausiahnya, Ipda H. Fahmi menekankan bahwa dunia merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan untuk memperbanyak bekal kebaikan. Personel juga diingatkan agar senantiasa mengingat Allah SWT dalam setiap kesempatan dan mengambil hikmah dari setiap perjalanan hidup.
"Pentingnya menaati aturan dan perintah pimpinan juga menjadi bagian dari kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas, sekaligus menjalankan perintah Allah SWT," demikian pesan yang disampaikan dalam ceramah tersebut.
Personel Kristen dan Katolik Ikuti Ibadah Via Zoom
Secara terpisah, Binrohtal bagi personel beragama Kristen dan Katolik dilaksanakan di Ruang Command Center Polres Bengkulu Selatan melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti Kabag SDM AKP Rasi Ginting, S.H., M.Si., Kapolsek Seginim IPTU Walington Sinurat, S.H., serta sejumlah personel lainnya.
Rangkaian ibadah meliputi doa pembuka, renungan bersama, hingga doa penutup. Melalui kegiatan ini, personel didorong mengamalkan firman Tuhan dalam tugas sehari-hari, bekerja dengan penuh sukacita, serta menjadi teladan bagi masyarakat.
Membangun Karakter Polisi yang Profesional dan Dipercaya
Binrohtal rutin ini menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter personel agar menjadi pribadi yang lebih baik. Polres Bengkulu Selatan berharap penguatan aspek spiritual dan moral ini berdampak positif terhadap kualitas pelayanan publik.
Dengan mental yang kuat dan integritas yang terjaga, personel diharapkan mampu melaksanakan tugas secara profesional dan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga moralitas anggotanya di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks.