BENGKULU — Rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81 di Bengkulu tidak hanya berhenti pada seremoni. Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Bengkulu mewujudkannya dalam aksi nyata berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi jajaran, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Soekarno ini melibatkan kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu untuk donor darah, serta PT Kimia Farma untuk layanan pemeriksaan kesehatan.
Momentum Memperkuat Semangat Kemanusiaan dan Sinergi Lintas Instansi
Sebelum aksi sosial dimulai, Zulhairi bersama jajaran mengikuti rangkaian acara puncak Hari Pengayoman ke-81 secara virtual. Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum RI melalui Zoom Meeting itu turut dihadiri secara daring oleh seluruh jajaran Kementerian Hukum di Indonesia.
Partisipasi virtual itu kemudian dilanjutkan dengan aksi langsung di lapangan. Donor darah menjadi salah satu fokus utama, di mana setiap tetes darah yang disumbangkan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan di Bengkulu.
Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antarinstansi. Terlihat kehadiran perwakilan dari Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Bengkulu, Kanwil Ditjen Imigrasi Bengkulu, dan Kanwil KemenHAM Sumsel Wilayah Kerja Bengkulu, yang bersama-sama memeriahkan peringatan tersebut.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis: Pengingat Pentingnya Kebugaran ASN
Di sisi lain, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat harus dibarengi dengan kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri. Dengan kondisi fisik yang prima, jajaran diharapkan dapat semakin optimal dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Semangat Hari Pengayoman ke-81 juga tercermin dari rangkaian kegiatan nasional yang diikuti sebelumnya. Bazar UMKM menjadi ruang untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, Lomba Vocal Kebangsaan menumbuhkan semangat nasionalisme, sementara Lomba Pesona Berkain Nusantara menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Bagi Kanwil Kemenkum Bengkulu, donor darah bukan sekadar agenda tahunan. Aksi sederhana ini disebut memiliki dampak besar bagi kemanusiaan dan memperkuat budaya gotong royong di lingkungan insan Pengayoman.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Bengkulu menegaskan bahwa semangat "mengayomi dan berdampak" diwujudkan tidak hanya melalui pelayanan hukum, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi sesama. Hari Pengayoman ke-81 menjadi momentum untuk terus bergerak, berbagi, dan mengabdi.