Pencarian

Trump Yakin Iran Akhirnya Terima Inspektur Nuklir IAEA, Teheran Bantah Ada Kesepakatan Baru

Rabu, 24 Juni 2026 • 16:41:02 WIB
Trump Yakin Iran Akhirnya Terima Inspektur Nuklir IAEA, Teheran Bantah Ada Kesepakatan Baru
Trump yakin Iran akan izinkan inspeksi nuklir oleh IAEA meski Teheran bantah kesepakatan baru.

BENGKULU — Pernyataan Trump disampaikan di hadapan wartawan pada Selasa (23/6), sehari setelah Wakil Presiden AS JD Vance menyebut Iran telah menyetujui kembalinya inspektur internasional. Klaim Vance langsung dibantah Kementerian Luar Negeri Iran yang menegaskan tidak ada agenda kunjungan IAEA dalam waktu dekat maupun kesepakatan baru soal mekanisme inspeksi.

Klaim Optimistis di Tengah Bantahan Resmi Teheran

"Mereka akan mengizinkan inspeksi. Kami sangat yakin akan hal itu," kata Trump. Ia menepis pernyataan pejabat Iran yang menyebut tidak ada rencana kedatangan inspektur IAEA. Namun, Trump tidak merinci kapan inspeksi itu akan berlangsung. Ia hanya mengatakan prosesnya akan dilakukan pada waktu yang dianggap tepat dan tidak perlu tergesa-gesa.

Dalam pidato terpisah di Pennsylvania, Trump kembali menegaskan bahwa Iran telah menyetujui untuk tidak memiliki senjata nuklir. Ia mengklaim hubungan kedua negara menunjukkan perkembangan yang lebih positif dibandingkan beberapa tahun terakhir.

Washington dan Teheran Disebut Bangun Kesepahaman Stabilitas Kawasan

Menurut Trump, Washington dan Teheran tengah membangun kesepahaman untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus memastikan Iran tidak mengembangkan senjata nuklir. Isu itu disebut menjadi salah satu fokus utama komunikasi antara kedua negara. Namun, tidak ada dokumen atau pernyataan bersama yang dirilis untuk mengonfirmasi klaim tersebut.

Pernyataan Trump muncul di tengah upaya berbagai pihak menjaga stabilitas Timur Tengah. Sebelumnya, ketegangan sempat mengganggu perdagangan energi global dan meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan pasokan minyak dunia.

Isu Selat Hormuz: Klaim Damai dan Lalu Lintas Minyak Meningkat

Selain soal nuklir, Trump menyinggung kondisi di Selat Hormuz. Ia mengklaim tercapainya kesepakatan damai yang membantu meredakan ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut. Trump menyebut lalu lintas energi di kawasan itu kembali meningkat, dengan sekitar 19 juta barel minyak dilaporkan melintasi Selat Hormuz dalam satu hari perdagangan.

Data itu tidak diverifikasi secara independen. Namun, pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa pemerintahan Trump melihat pelonggaran tekanan di jalur energi global sebagai salah satu pencapaian diplomatik.

Kontradiksi Narasi: Sinyal Positif vs Bantahan Resmi

Pernyataan Trump dan timnya kontras dengan sikap resmi Iran. Kementerian Luar Negeri Iran dengan tegas membantah adanya komitmen baru terkait program nuklir maupun mekanisme inspeksi internasional. Bantahan itu menunjukkan bahwa masih ada jarak antara klaim Washington dan realitas diplomatik di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, IAEA belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kemungkinan kembalinya tim inspeksi ke Iran. Ketegangan antara AS dan Iran soal program nuklir telah berlangsung selama bertahun-tahun, dengan inspeksi IAEA kerap menjadi titik sentral negosiasi.

Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks