BENGKULU — Kepastian itu disampaikan Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengacu pada arahan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Rony PL Tobing. Menurutnya, tidak ada satu pun anak yang akan ditolak bersekolah di kota ini.
“Kami memastikan seluruh anak di Kota Bengkulu dapat diterima di sekolah, baik jenjang SD maupun SMP. Tidak ada anak yang tidak mendapatkan akses pendidikan,” ujar Ilham dalam keterangan yang diterima, Senin.
Jadwal Pendaftaran SD dan SMP Berbeda
Pendaftaran untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) akan digelar lebih awal, yaitu pada 22 hingga 24 Juni 2026. Prosesnya dilakukan secara offline di masing-masing sekolah tujuan.
Sementara itu, pendaftaran untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru akan dibuka pada 25 hingga 30 Juni 2026. Berbeda dengan SD, pendaftaran SMP dilakukan secara online melalui sistem yang telah disiapkan Disdikbud.
Empat Jalur Penerimaan, Zonasi Tetap Prioritas
Ilham menjelaskan, penerimaan murid baru tahun ini mengacu pada empat jalur resmi: domisili atau zonasi, afirmasi, mutasi, dan prestasi. Jalur zonasi menjadi dasar utama untuk memastikan distribusi siswa merata di seluruh satuan pendidikan.
Meski semua anak dijamin mendapat sekolah, Ilham menegaskan tidak semua peserta didik bisa masuk ke sekolah favorit pilihan mereka. Penempatan akan disesuaikan dengan jalur yang dipilih dan daya tampung masing-masing sekolah.
“Semua anak akan mendapatkan sekolah, tetapi tentu harus mengikuti aturan yang berlaku. Tidak semua bisa masuk ke sekolah yang sama atau sekolah favorit tertentu,” jelasnya.
Imbauan bagi Orang Tua: Siapkan Dokumen Sejak Dini
Disdikbud Kota Bengkulu mengimbau para orang tua untuk mencermati jadwal pendaftaran dan menyiapkan dokumen persyaratan jauh-jauh hari. Langkah ini diambil agar proses pendaftaran berjalan lancar tanpa hambatan administratif.
Pemerintah kota berharap pelaksanaan SPMB yang transparan dan sesuai regulasi ini mampu memberikan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh anak di Kota Bengkulu pada tahun ajaran baru mendatang.