BENGKULU — Kawasan pendidikan terpadu seluas 5,3 hektare tengah dibangun di Provinsi Bengkulu. Lahan ini akan menampung peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Proyek ini merupakan realisasi konsep Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, menegaskan proyek ini tidak hanya menyediakan ruang kelas konvensional. "Sehingga peserta didik dapat belajar dan tinggal dengan nyaman. Kemarin kita sudah meninjau pembangunan Sekolah Rakyat," ungkap Herwan dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).
Fasilitas Lengkap di Atas Lahan 5,3 Hektare
Dari total lahan seluas lebih dari 9 hektare, area yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fisik mencapai sekitar 5,3 hektare. Di atas lahan tersebut, berbagai fasilitas utama telah terbangun.
Herwan merinci fasilitas yang sudah berdiri meliputi ruang kelas untuk tiga jenjang pendidikan, asrama putra dan putri, dapur umum, ruang ibadah, serta gedung serbaguna. "Gedung serbaguna ini akan menunjang kegiatan belajar dan pengembangan karakter peserta didik," paparnya.
Target Operasional: Segera Layani Masyarakat
Pemerintah provinsi optimistis pembangunan fisik yang mencapai 88 persen dapat diselesaikan sesuai jadwal. Setelah rampung, kawasan pendidikan ini diharapkan segera beroperasi dan melayani masyarakat.
"Mudah-mudahan fasilitas pendidikan ini dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat," ujar Herwan.
Keberadaan Sekolah Rakyat dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan di Bengkulu, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.