Pencarian

Progres Sekolah Rakyat di Bengkulu Tembus 88 Persen, Lahan 5,3 Hektare Disulap Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu

Rabu, 17 Juni 2026 • 13:37:01 WIB
Progres Sekolah Rakyat di Bengkulu Tembus 88 Persen, Lahan 5,3 Hektare Disulap Jadi Kawasan Pendidikan Terpadu
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu telah mencapai progres 88 persen.

BENGKULU — Kawasan pendidikan terpadu seluas 5,3 hektare tengah dibangun di Provinsi Bengkulu. Lahan ini akan menampung peserta didik dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Proyek ini merupakan realisasi konsep Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah daerah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, menegaskan proyek ini tidak hanya menyediakan ruang kelas konvensional. "Sehingga peserta didik dapat belajar dan tinggal dengan nyaman. Kemarin kita sudah meninjau pembangunan Sekolah Rakyat," ungkap Herwan dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).

Fasilitas Lengkap di Atas Lahan 5,3 Hektare

Dari total lahan seluas lebih dari 9 hektare, area yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fisik mencapai sekitar 5,3 hektare. Di atas lahan tersebut, berbagai fasilitas utama telah terbangun.

Herwan merinci fasilitas yang sudah berdiri meliputi ruang kelas untuk tiga jenjang pendidikan, asrama putra dan putri, dapur umum, ruang ibadah, serta gedung serbaguna. "Gedung serbaguna ini akan menunjang kegiatan belajar dan pengembangan karakter peserta didik," paparnya.

Target Operasional: Segera Layani Masyarakat

Pemerintah provinsi optimistis pembangunan fisik yang mencapai 88 persen dapat diselesaikan sesuai jadwal. Setelah rampung, kawasan pendidikan ini diharapkan segera beroperasi dan melayani masyarakat.

"Mudah-mudahan fasilitas pendidikan ini dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat," ujar Herwan.

Keberadaan Sekolah Rakyat dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses pendidikan di Bengkulu, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bagikan
Sumber: radarutara.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks