ARGAMAKMUR — Ratusan pelajar dan guru pendamping dari berbagai SMA/SMK di Bengkulu Utara mengikuti pelatihan kepemimpinan yang digagas LEKAD. Mereka dibekali materi tentang inovasi, pengambilan keputusan, dan strategi menghadapi persaingan di dunia kerja yang semakin digital.
Materi Kepemimpinan untuk Generasi Z
Kegiatan yang mengusung tema “Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Strategis dan Efektif untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan di Era Digitalisasi” ini dirancang khusus untuk pelajar tingkat akhir. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga simulasi dan diskusi interaktif.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Provinsi Bengkulu, Syafrudin, yang membuka acara, menekankan pentingnya program berkelanjutan. “Harapan kami program seperti ini dapat berlanjut dan lebih intensif lagi. Supaya bermanfaat dan para siswa benar-benar memanfaatkannya sebagai modal untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin serta mampu bersaing di dunia kerja di era digital saat ini,” ujarnya.
Target Kaderisasi hingga ke Daerah Terpencil
Ketua LEKAD Bengkulu, Anugerah Wahyu, menjelaskan bahwa Bengkulu Utara dipilih sebagai lokasi gelombang kedua tahun ini. Setelah ini, kegiatan serupa akan digelar di Kabupaten Lebong.
Menurut Wahyu, program ini bagian dari kaderisasi jangka panjang. “Kegiatan di lima daerah sebelumnya sudah kami laksanakan. Diklat ini akan terus berkelanjutan sebagai bentuk kaderisasi yang diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam mempromosikan kegiatan-kegiatan positif dari sekolah ke masyarakat,” kata Wahyu.
Modal untuk Bersaing di Era Digital
Para peserta mendapatkan materi tentang cara memanfaatkan teknologi untuk kepemimpinan, bukan sekadar konsumtif terhadap media sosial. LEKAD menargetkan lahirnya agen perubahan di lingkungan sekolah yang bisa menyebarluaskan semangat inovasi.
“Kami ingin mereka bukan hanya pintar secara akademik, tapi juga punya karakter pemimpin dan siap menghadapi tantangan masa depan yang dinamis,” pungkas Wahyu.