BENGKULU — Rangkaian bakti sosial yang digelar Sentra “Dharma Guna”, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial RI, mendapat sambutan langsung dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Dalam puncak acara yang berlangsung Senin lalu, Sekda Bengkulu Herwan Antoni menyebut kolaborasi lintas sektor seperti ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata kepedulian sosial.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sentra Dharma Guna. Kegiatan hari ini merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar Herwan dalam sambutannya.
Bantuan Rp3,55 Miliar untuk Empat Program Prioritas
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp3.555.116.733. Angka itu mencakup Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) triwulan I dan II sebesar Rp3.306.796.733, khitanan massal Rp127.500.000, operasi katarak gratis Rp119.700.000, serta program bebas pasung senilai Rp1.120.000.
Secara simbolis, bantuan diserahkan Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Hari Setiadi, kepada Pemprov Bengkulu yang diwakili Sekda Herwan Antoni. Pelaksanaan dan pengelolaan bantuan dilakukan langsung oleh Sentra “Dharma Guna” setempat.
Fokus pada Bebas Pasung dan Akses Pendidikan
Herwan menyoroti dua program yang dinilai paling menyentuh aspek kemanusiaan: pembebasan pasung bagi penyandang disabilitas mental dan pembebasan tunggakan biaya sekolah bagi warga kurang mampu. Menurutnya, kedua program ini sejalan dengan upaya pemerintah memuliakan martabat masyarakat sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Pemprov Bengkulu juga mengapresiasi mitra yang terlibat, antara lain Rumah Sakit Rafflesia, Rumah Sunat Poniran, dan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu. Herwan menginstruksikan jajaran Dinas Sosial untuk memprioritaskan masyarakat miskin ekstrem, terutama dalam akses pendidikan anak-anak.
“Kepedulian sosial adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap semakin banyak masyarakat yang terbantu dan memiliki masa depan yang lebih baik,” katanya.
Khitanan Massal untuk 100 Anak dari Lima Daerah
Pelaksanaan khitanan massal telah berlangsung beberapa hari sebelumnya dengan total 100 anak penerima manfaat. Rinciannya, lima peserta dari Kabupaten Bengkulu Tengah, tiga dari Seluma, dua dari Bengkulu Utara, satu dari Kepahiang, dan 89 peserta dari Kota Bengkulu.
Kepala Sentra “Dharma Guna” Bengkulu, Hari Setiadi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial bagi keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan anak. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga mereka. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” ujarnya.
Peninjauan Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat
Dalam kesempatan yang sama, rombongan meninjau layanan pemeriksaan kesehatan, donor darah, serta menyapa siswa Sekolah Rakyat Sekolah Menengah Atas (SR SMA) 6 Kota Bengkulu. Saat ini SR SMA 6 masih menempati kompleks Sentra “Dharma Guna” sebagai lokasi sementara. Gedung baru sekolah tersebut masih dalam proses pembangunan.