Pencarian

Kemenag Bengkulu Tegaskan Pesantren Benteng Moral Generasi, Santri Darul Ma’arif Rejang Lebong Diwisuda

Senin, 15 Juni 2026 • 19:40:01 WIB
Kemenag Bengkulu Tegaskan Pesantren Benteng Moral Generasi, Santri Darul Ma’arif Rejang Lebong Diwisuda
Kepala Kanwil Kemenag Bengkulu menegaskan pesantren sebagai benteng moral generasi bangsa.

REJANG LEBONG — Keberhasilan pendidikan di pondok pesantren tidak hanya diukur dari hafalan atau nilai akademik. Indikator utamanya adalah terbentuknya pribadi yang berintegritas, disiplin, dan memiliki akhlakul karimah. Hal itu ditegaskan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Saefudin saat menghadiri haflah akhirussanah di Ponpes Darul Ma’arif NU Rejang Lebong.

Pesantren sebagai Penjaga Tradisi Keilmuan Moderat

Menurut Saefudin, lembaga pendidikan Islam itu memiliki peran strategis ganda. Selain membangun karakter generasi muda, pesantren juga berfungsi menjaga tradisi keilmuan Islam yang moderat dan rahmatan lil alamin.

"Pondok pesantren itu merupakan penjaga, fondasi, benteng moral, dan akhlak generasi bangsa," kata Saefudin dalam sambutannya di Rejang Lebong, Minggu.

Dukungan Penuh untuk Pengembangan Ponpes Darul Ma’arif

Saefudin menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ponpes Darul Ma’arif Kabupaten Rejang Lebong dalam mencetak generasi yang memiliki pemahaman keagamaan baik dan berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan. Ia berjanji akan mendukung penuh pengembangan pesantren yang berbasis Nahdlatul Ulama itu.

"Saya mendukung penuh upaya pengembangan pondok pesantren ini supaya lebih maju lagi. Kami akan dukung agar pesantren semakin maju, berkualitas, dan mampu melahirkan generasi yang unggul serta berakhlakul karimah," tegasnya.

Pesan untuk Santri: Jaga Hafalan dan Semangat Belajar

Sementara itu, Kepala Kemenag Rejang Lebong Rahman Umar berharap para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Ia juga berpesan agar nilai-nilai keislaman yang ditanamkan selama di pesantren terus dijaga.

"Ilmu yang telah diperoleh selama belajar di pesantren hendaknya terus diamalkan dan dikembangkan, kemudian menjaga hafalan, akhlak, serta semangat belajar sepanjang hayat," katanya.

Rahman menambahkan, para santri diharapkan menjadi generasi yang membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan negara.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks