BENGKULU — Sebanyak 270 petugas lapangan tengah menjalani pelatihan intensif sebelum diterjunkan ke lapangan dalam Sensus Ekonomi 2026. Kepala BPS Kota Bengkulu, Iin Inayati, mengatakan pelatihan dilakukan secara daring dan tatap muka selama tiga hari untuk setiap gelombang.
Pada gelombang III, sebanyak 102 peserta mengikuti pelatihan yang dibagi dalam empat kelas. Materi yang diberikan mencakup teknis pendataan dan pemahaman prosedur di lapangan. Setiap peserta juga menjalani pre-test, post-test, dan ujian pendalaman materi untuk memastikan kompetensi sebelum turun ke masyarakat.
Mengapa Sensus Ekonomi 2026 Penting untuk Bengkulu?
Sensus Ekonomi digelar setiap sepuluh tahun sekali. Data yang dikumpulkan tahun ini akan menjadi acuan utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah, pemetaan potensi investasi, dan pengembangan sektor usaha di Kota Bengkulu. Kualitas data menjadi fokus utama BPS agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran.
Pemerintah Kota Bengkulu turut mendukung pelaksanaan sensus dengan melibatkan camat, lurah, organisasi perangkat daerah, dan pelaku usaha. Sosialisasi dan pendampingan dilakukan agar proses pendataan berjalan lancar dan partisipasi masyarakat meningkat.
Petugas Diingatkan Jaga Etika dan Prosedur
Dalam pelatihan, petugas lapangan diingatkan untuk menjalankan tugas sesuai prosedur operasional standar. Mereka juga diminta menjaga etika saat berinteraksi dengan responden dan tidak memberikan informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Iin Inayati menekankan bahwa petugas adalah ujung tombak keberhasilan sensus. “Kami berharap data yang dihasilkan akurat dan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran,” ujarnya dalam sesi penutupan pelatihan gelombang III.
Data untuk Investasi dan Pengembangan UMKM
Hasil Sensus Ekonomi 2026 akan dimanfaatkan untuk memetakan potensi investasi di Bengkulu. Selain itu, data ini juga berguna bagi pengembangan UMKM dan sektor usaha informal yang selama ini sulit terdata secara menyeluruh.
Dengan pembekalan yang telah diberikan, BPS optimistis 270 petugas mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Pendataan lapangan direncanakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, menjangkau seluruh kelurahan di Kota Bengkulu.