Pencarian

Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Jadi Rp 2.711.000 per Gram pada 13 Juni 2026, Buyback Ikut Terdorong

Sabtu, 13 Juni 2026 • 09:55:00 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 9.000 Jadi Rp 2.711.000 per Gram pada 13 Juni 2026, Buyback Ikut Terdorong
Harga emas Antam naik Rp 9.000 menjadi Rp 2.711.000 per gram pada 13 Juni 2026.

BENGKULU — Logam mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan. Harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini berada di level Rp 2.711.000, naik Rp 9.000 dari posisi sebelumnya Rp 2.702.000 pada perdagangan Jumat (12/6/2026).

Kenaikan Harga Buyback Ikut Terdorong

Harga buyback Antam hari ini juga mengalami kenaikan. Antam mematok harga buyback di angka Rp 2.447.000 per gram, naik Rp 8.000 dari posisi kemarin yang sebesar Rp 2.439.000.

Selisih antara harga jual dan harga buyback perlu dicermati investor. Margin tersebut mencerminkan biaya yang harus ditanggung jika pemilik emas ingin menjual kembali logam mulianya dalam waktu dekat.

Rincian Harga Emas Antam Berbagai Ukuran

Berikut daftar lengkap harga emas Antam untuk sejumlah pecahan yang umum diperdagangkan pada hari ini:

  • Emas batangan 0,5 gram: Rp 1.405.500
  • Emas batangan 1 gram: Rp 2.711.000
  • Emas batangan 5 gram: Rp 12.830.000
  • Emas batangan 10 gram: Rp 25.205.000
  • Emas batangan 25 gram: Rp 62.512.500
  • Emas batangan 50 gram: Rp 124.745.000
  • Emas batangan 100 gram: Rp 249.212.000
  • Emas batangan 500 gram: Rp 1.244.320.000
  • Emas batangan 1.000 gram: Rp 2.486.600.000

Faktor Pendorong Harga Emas Global

Pergerakan harga emas Antam umumnya mengikuti tren harga emas di pasar global. Dalam sepekan terakhir, harga emas dunia menunjukkan penguatan seiring ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuannya lebih cepat. Skenario ini mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.

Apa Artinya bagi Investor?

Kenaikan harga emas Antam menjadi kabar positif bagi investor yang sudah memiliki portofolio logam mulia. Bagi investor baru, momentum kenaikan ini perlu dicermati dengan cermat.

Investasi emas batangan tetap dianggap sebagai instrumen lindung nilai (hedging) terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Investor perlu mempertimbangkan selisih harga jual dan buyback serta likuiditas saat akan menjual kembali emasnya. Investasi mengandung risiko.

Bagikan
Sumber: cnbcindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks