Pencarian

237 Kepala Sekolah di Merangin Baru Dilantik, Sejumlah Oknum Dikabarkan Ajukan Mundur karena Penempatan di Daerah Terpencil

Minggu, 07 Juni 2026 • 11:32:01 WIB
237 Kepala Sekolah di Merangin Baru Dilantik, Sejumlah Oknum Dikabarkan Ajukan Mundur karena Penempatan di Daerah Terpencil
kepala sekolah di Merangin resmi dilantik dalam acara di Aula Rumah Dinas Bupati.

MERANGIN — Polemik penempatan kepala sekolah di Kabupaten Merangin mencuat usai pelantikan massal 237 kepala sekolah. Mereka resmi menjabat setelah pengambilan sumpah di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin, Sabtu pekan lalu. Namun, euforia pelantikan itu ternyata dibayangi oleh rencana pengunduran diri sejumlah pejabat baru.

Informasi yang beredar di lingkungan Dinas Pendidikan menyebutkan, para kepala sekolah yang sebelumnya bertugas di Kecamatan Tabir dan sekitarnya dipindahkan ke wilayah pelosok. Daerah seperti Jangkat, Jangkat Timur, dan Muara Siau menjadi lokasi penempatan yang dikeluhkan. Jarak tempuh yang ekstrem dan kondisi geografis yang sulit menjadi alasan utama mereka enggan menjalankan tugas.

Keberatan Sejak Awal: Proses Penempatan Tidak Transparan

Selain soal jarak, sejumlah kepala sekolah mengaku tidak mendapatkan informasi detail mengenai lokasi tugas baru sebelum prosesi pelantikan. Ketidakjelasan ini memicu kekecewaan dan dugaan bahwa mutasi dilakukan secara sepihak tanpa komunikasi yang memadai. Bahkan, beberapa di antaranya lebih memilih kembali menjadi guru biasa ketimbang harus pindah ke daerah yang dianggap tidak sesuai.

Isu Setoran Jabatan Mulai Berhembus

Di tengah hiruk-pikuk kabar pengunduran diri, beredar pula isu yang lebih sensitif. Masyarakat dan kalangan pendidikan mulai memperbincangkan adanya dugaan praktik setoran jabatan dalam proses penempatan kepala sekolah tersebut. Hingga saat ini, belum ada bukti maupun keterangan resmi dari pihak berwenang yang dapat menguatkan tudingan itu.

Kadis Pendidikan Lemparkan Bola ke Bidang Teknis

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin, Dr. Misrinadi, memilih tidak berkomentar banyak saat dikonfirmasi. Ia mengarahkan awak media untuk langsung bertanya kepada Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) yang menangani teknis pelantikan.

"Soal pelantikan bisa langsung konfirmasi ke Kabid Dikdas. Bukan saya tidak melindungi anak buah saya, tetapi persoalan itu yang lebih mengetahui adalah Kabid Dikdas," ujar Misrinadi.

Kabid Dikdas Belum Memberikan Tanggapan

Upaya konfirmasi kepada Kepala Bidang Dikdas, Muhammad Tabri, belum membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, panggilan telepon dan pesan WhatsApp yang dikirimkan belum mendapatkan respons. Tidak diketahui secara pasti berapa jumlah kepala sekolah yang telah atau akan mengajukan surat pengunduran diri.

Diketahui, 237 kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 7 kepala TK, 186 kepala SD, dan 44 kepala SMP. Pemerintah Kabupaten Merangin kini dihadapkan pada tekanan untuk membuka mekanisme penempatan secara terbuka demi meredam polemik yang berpotensi mengganggu stabilitas penyelenggaraan pendidikan di daerah.

Bagikan
Sumber: jambiprima.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks