LEBONG — Komitmen untuk membenahi tata kelola pemerintahan dari tingkat desa kembali digaungkan di Kabupaten Lebong. Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Magelang Baru, Rezi Rufita, secara resmi menginstruksikan pengawasan ketat terhadap kedisiplinan seluruh perangkat desa di wilayahnya.
Rezi menilai bahwa kedisiplinan adalah fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan desa yang profesional dan dipercaya oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi perangkat yang sengaja mengabaikan tanggung jawabnya.
Ancaman Sanksi bagi Perangkat yang Lalai
Dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026), Rezi menyebutkan bahwa pihaknya akan menerapkan sistem sanksi berjenjang. Jika ditemukan perangkat desa yang bermalas-malasan, tidak masuk kantor tanpa alasan jelas, atau tidak menjalankan tupoksi, maka surat peringatan akan langsung diterbitkan sesuai aturan yang berlaku.
“Disiplin adalah hal utama yang harus dimiliki setiap perangkat desa. Jika perangkat desa sengaja bermalas-malasan, tidak masuk kantor tanpa alasan yang jelas, atau tidak menjalankan tugas sesuai tupoksi, maka akan diberikan surat peringatan (SP) sesuai aturan yang berlaku,” tegas Rezi.
Ada Toleransi untuk Urusan Mendesak
Meski menerapkan aturan yang ketat, Rezi mengaku tetap memberikan kelonggaran secara manusiawi. Ia menyebutkan bahwa perangkat desa yang memiliki keperluan penting dan mendesak di luar pekerjaan kantor tetap bisa dimaklumi.
Namun, ia menekankan bahwa komunikasi dengan pimpinan harus tetap terjaga agar tidak mengganggu jalannya pelayanan publik. “Kami tetap memaklumi apabila ada perangkat yang memiliki keperluan mendesak atau urusan penting di luar pekerjaan. Namun, komunikasi harus tetap dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
Membangun Kepercayaan Masyarakat dalam Waktu Singkat
Rezi mengakui bahwa masa jabatannya sebagai Pjs hanya bersifat sementara. Meski demikian, ia bertekad untuk meninggalkan dampak positif bagi tata kelola Desa Magelang Baru. Ia ingin membuktikan bahwa perangkat desa setempat mampu bekerja secara profesional dan melayani warga dengan sepenuh hati.
“Walaupun saya hanya menjabat sementara, saya ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa perangkat Desa Magelang Baru bisa bekerja dengan baik dan melayani masyarakat sesuai tupoksi masing-masing. Kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja yang nyata,” katanya.
Di akhir pernyataannya, Rezi mengimbau seluruh perangkat desa untuk meningkatkan etos kerja, menjaga kekompakan, serta mengedepankan kepentingan warga dalam setiap pelayanan. “Mari kita bersama-sama membangun Desa Magelang Baru menjadi lebih baik, maju, dan semakin dipercaya oleh masyarakat,” tutupnya.