REJANG LEBONG — Reli Kusmanto, S.Pd.I dan Epa Laila, S.Ag, dua ASN KUA Curup Timur yang juga duduk di kepengurusan MUI Rejang Lebong, menjadi bagian dari ribuan jamaah yang memadati Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Sabtu (23/5) lalu. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan institusi terhadap syiar Islam di tengah masyarakat.
Pesan Ustadz Derry: Dunia Fana, Akhirat Kekal
Dalam tausiyahnya, Ustadz Derry Sulaiman mengingatkan jamaah tentang hakikat kehidupan dunia yang hanya sementara. “Dunia ini hanya sementara, sedangkan akhirat adalah kehidupan yang selamanya. Karena itu, jangan sampai kita terlena oleh urusan dunia dan melupakan bekal untuk kehidupan akhirat,” tuturnya di hadapan jamaah yang tampak larut dalam suasana haru.
Penceramah nasional itu juga menekankan besarnya kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya. Gaya ceramahnya yang penuh semangat dan motivasi spiritual berhasil membuat ratusan jamaah yang hadir terkesima.
Apresiasi Kepala KUA: Sinergi ASN dan MUI
Kepala KUA Kecamatan Curup Timur, Hafizano, S.Ag., M.H., memberikan apresiasi tinggi kepada kedua bawahannya. Menurutnya, keterlibatan Reli dan Epa dalam kegiatan MUI dan tabligh akbar merupakan wujud konkret dukungan ASN terhadap pembinaan umat.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan ASN KUA Curup Timur dalam kegiatan keagamaan seperti ini. Selain menambah wawasan dan memperkuat nilai spiritual, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan sinergi antara tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Hafizano.
Dihadiri Plt Bupati dan Forkopimda
Tabligh akbar itu turut dihadiri oleh Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja, S.STP., M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I, unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua Baznas, serta Ketua MUI setempat. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan bahwa peringatan Harlah Kota Curup ke-146 tidak hanya dimeriahkan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga agenda religius yang mendapat perhatian luas.
Bekal Spiritual di Tengah Zaman
Salah satu peserta, Reli Kusmanto, mengaku mendapat banyak pelajaran dari kegiatan tersebut. Menurutnya, pesan-pesan dalam tausiyah menjadi pengingat penting agar umat tetap menjaga nilai-nilai keimanan di tengah derasnya arus perkembangan zaman. “Ini menjadi motivasi untuk meningkatkan semangat pelayanan keagamaan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara religius dalam peringatan Harlah Kota Curup ke-146. Selain sebagai wujud syukur atas perjalanan panjang daerah, tabligh akbar ini diharapkan menjadi momentum penguatan ukhuwah Islamiyah di Rejang Lebong.