KOTA BENGKULU — Anggota Polresta Bengkulu, Kompol Tasrin, ikut mengerjakan penataan bahu jalan bersama warga setempat. Pekerjaan menyasar sejumlah gang di permukiman tersebut. Warga mengajak menggunakan ruang di sekitar jalan secara tertib agar tidak mengganggu akses pengguna jalan.
Keterlibatan Kompol Tasrin bukan sekadar memperbaiki lingkungan. Gotong royong itu menjadi cara membangun kedekatan Polri dengan masyarakat. Semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari juga ikut diperkuat lewat kerja nyata di lapangan.
Penataan bahu jalan diharapkan menjaga fungsi jalan tetap optimal. Akses yang lebih rapi membuat warga lebih nyaman beraktivitas di lingkungan tempat tinggal.
Kegiatan itu melibatkan warga RT 30, RW 09, Ketua RW, dan anggota Polri. Mereka bekerja bersama dengan mengedepankan semangat kekeluargaan. Tujuannya menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih baik.
Kompol Tasrin mengatakan keterlibatan polisi dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya menjalankan arahan pimpinan.
"Sesuai arahan pimpinan, Polri bersama masyarakat. Kami hadir untuk masyarakat dan bersama masyarakat. Apa yang masyarakat rasakan, insyaallah kami ikut merasakan," ujar Kompol Tasrin.
Menurutnya, kebersamaan antara polisi dan warga perlu terus dijaga. Lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman tidak hanya bergantung pada aparat. Kepedulian serta partisipasi masyarakat juga dibutuhkan.
Melalui gotong royong ini, warga dan kepolisian berharap budaya saling membantu terus tumbuh. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Penataan lingkungan serta pembangunan di tingkat permukiman juga ikut didukung.
Kebersamaan Polri dan warga di Pekan Sabtu menjadi bukti bahwa lingkungan yang lebih baik dapat dimulai dari kepedulian dan kerja nyata bersama.