BENGKULU — Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, ST.MT, secara resmi mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor disebut mengintai sejumlah titik rawan di wilayah tersebut.
"Segera ambil tindakan pencegahan jika situasi di sekitar tempat tinggal mulai memburuk," ujar I Made Ardana dalam keterangannya, menekankan agar warga tidak mengabaikan peringatan dini demi keselamatan bersama.
Untuk meminimalisir risiko, BPBD Kota Bengkulu merilis lima poin panduan keselamatan yang wajib dipatuhi warga. Panduan ini mencakup langkah antisipasi dari ancaman banjir hingga angin kencang.
BPBD Kota Bengkulu telah menyiagakan personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) selama 24 jam penuh. Langkah ini diambil untuk memastikan respons cepat jika terjadi situasi darurat.
Masyarakat yang membutuhkan pertolongan akibat bencana, seperti pohon tumbang atau banjir, dapat segera menghubungi Call Center darurat di nomor 112 atau saluran komunikasi Pusdalops 117. "Penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat," tegas I Made Ardana.