Cuaca Ekstrem Ancam Kota Bengkulu, BPBD Terbitkan 5 Panduan Keselamatan untuk Warga

Penulis: Alfian Batubara  •  Senin, 25 Mei 2026 | 11:53:39 WIB
Petugas BPBD Kota Bengkulu bersiap di posko darurat menghadapi cuaca ekstrem.

BENGKULU — Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, ST.MT, secara resmi mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor disebut mengintai sejumlah titik rawan di wilayah tersebut.

"Segera ambil tindakan pencegahan jika situasi di sekitar tempat tinggal mulai memburuk," ujar I Made Ardana dalam keterangannya, menekankan agar warga tidak mengabaikan peringatan dini demi keselamatan bersama.

Lima Poin Panduan dari BPBD untuk Antisipasi Cuaca Buruk

Untuk meminimalisir risiko, BPBD Kota Bengkulu merilis lima poin panduan keselamatan yang wajib dipatuhi warga. Panduan ini mencakup langkah antisipasi dari ancaman banjir hingga angin kencang.

  • Waspadai Potensi Bencana: Masyarakat diminta siaga terhadap kemungkinan banjir, genangan air tinggi, serta tanah longsor di area perbukitan atau tebing.
  • Hindari Tempat Berisiko Tinggi: Jangan berteduh di bawah pohon besar, tiang listrik, atau papan reklame saat angin kencang dan badai petir berlangsung.
  • Amankan Barang di Luar Rumah: Pindahkan atau kencangkan aset pribadi yang rentan terbang atau terbawa hembusan angin kencang.
  • Pantau Informasi Resmi: Perbarui terus perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan pemerintah daerah, serta waspadai berita hoaks.
  • Utamakan Keselamatan Keluarga: Batasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak dan jaga keselamatan seluruh anggota keluarga.

Posko Darurat 24 Jam Siap Siaga

BPBD Kota Bengkulu telah menyiagakan personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) selama 24 jam penuh. Langkah ini diambil untuk memastikan respons cepat jika terjadi situasi darurat.

Masyarakat yang membutuhkan pertolongan akibat bencana, seperti pohon tumbang atau banjir, dapat segera menghubungi Call Center darurat di nomor 112 atau saluran komunikasi Pusdalops 117. "Penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat," tegas I Made Ardana.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: realitapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top