BENGKULU — Penjabat Sekretaris Daerah Cilegon Azis Setia Ade mengatakan, berdasarkan laporan sementara dari petugas perusahaan, satu pekerja berinisial DA terkena semburan air atau material lain saat insiden terjadi. "Informasi sih cuma DA dari petugas perusahaan dari yang terkena semburan air atau apa begitu tapi sudah dibawa ke Puskesmas," ujarnya.
Korban Masih di Puskesmas, Belum Ada Rujukan ke Rumah Sakit
Hingga berita ini diturunkan, DA masih menjalani perawatan di Puskesmas. Pihak Pemkot Cilegon mengaku belum mendapat konfirmasi apakah korban akan dirujuk ke rumah sakit terdekat. "Iya Puskesmas dan informasi terakhir belum atau sudah dirujuk, kami masih menunggu laporan lebih lanjut," kata Azis.
Pemkot Turunkan BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup ke Lokasi
Azis memastikan belum ada laporan korban jiwa atau luka-luka dari warga yang tinggal di sekitar pabrik. Sebagai langkah antisipasi, Pemerintah Kota Cilegon telah menerjunkan tim ke lokasi kejadian. "Betul, mulai dari BPBD, LH, Camat, Lurah sudah ke sana untuk memantau ke lapangan langsung," ujarnya.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak manajemen PT Merak Chemicals Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab ledakan dan dampak operasional pabrik.