Pencarian

Pembayaran Proyek KDMP Bengkulu Selatan-Kaur Macet, 21 Pelaksana Mengeluh dan Pekerjaan Mulai Terhenti

Selasa, 18 Agustus 2026 • 17:26:31 WIB
Pembayaran Proyek KDMP Bengkulu Selatan-Kaur Macet, 21 Pelaksana Mengeluh dan Pekerjaan Mulai Terhenti
Pekerjaan proyek KDMP Bengkulu Selatan-Kaur mulai terhenti karena pembayaran kepada 21 pelaksana macet.

BENGKULU SELATAN — Dari sekitar 21 pelaksana pembangunan, sejumlah pekerjaan mulai terhenti. Pekerja harian dan tukang yang tidak kunjung menerima upah memilih berhenti, sementara pemasok material menunggu pelunasan.

Seorang pelaksana yang enggan disebutkan namanya mengatakan, keterlambatan pembayaran ini berkaitan dengan pengelolaan dan pencairan anggaran oleh pihak terkait. Ia mengaku sudah mengajukan pencairan, tetapi hingga kini belum ada respons nyata.

"Kami menuntut hak kami. Keuangan harus segera direalisasikan agar utang material bisa dibayarkan dan pekerjaan kembali berjalan. Kami sudah mengajukan pencairan, tetapi sampai sekarang belum ada respons. Yang kami dapat hanya janji-janji," ujarnya, Selasa (18/8/2026).

Utang Material dan Upah Pekerja Menunggak

Persoalan ini tidak hanya dirasakan pekerja lapangan. Pemasok material yang memasok kebutuhan bangunan juga menunggu pembayaran yang belum jelas kapan cairnya.

Para pelaksana mengaku tak mampu terus membiayai pekerjaan menggunakan dana pribadi. Sebagian dari mereka sudah terlanjur mengeluarkan biaya operasional di luar anggaran yang seharusnya dicairkan.

Akibatnya, progres pembangunan yang semestinya berjalan sesuai jadwal menjadi terganggu. Beberapa titik pekerjaan di lapangan mulai terlihat terbengkalai.

Dua Kali Pertemuan, Belum Ada Titik Terang

Para pelaksana mengaku telah berulang kali mencari solusi atas persoalan ini. Mereka mendatangi kantor sekretariat panitia untuk menanyakan kejelasan pembayaran, bahkan hingga ke Kantor Kodim 0408.

"Kami sudah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan pihak panitia. Bahkan ke Kodim 0408 pun sudah kami lakukan. Tapi sampai sekarang belum ada titik terang," katanya.

Ia menegaskan, para pelaksana sebenarnya ingin pekerjaan segera dilanjutkan. Namun, kepastian pencairan anggaran menjadi kunci utama agar pembangunan bisa kembali berjalan normal.

Belum Ada Keterangan Resmi dari Pengelola Keuangan

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola keuangan atau panitia pembangunan KDMP terkait penyebab keterlambatan pencairan tersebut.

Para pelaksana berharap ada kejelasan mengenai jadwal pencairan dan pembayaran. Dengan demikian, utang material dan upah pekerja dapat segera diselesaikan, dan pembangunan gedung yang sempat tersendat bisa dilanjutkan kembali.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediabengkulu.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks