Pencarian

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun per 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina

Senin, 17 Agustus 2026 • 02:31:01 WIB
Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun per 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Pertamina
Petugas mengisi bahan bakar Pertamax di sebuah SPBU di Jakarta, Jumat (1/8/2026).

BENGKULU — Keputusan penurunan harga ini disampaikan langsung oleh VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah yang mempertimbangkan tren harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat," kata Kitty dalam rilis resminya, Jumat (1/8).

Penurunan Harga Pertamax dan Pertamax Turbo per 1 Agustus

Penurunan harga terbesar jatuh pada Pertamax Turbo yang turun Rp1.000 per liter. Sementara itu, Pertamax dan Pertamax Green juga mengalami koreksi harga meski dengan besaran berbeda.

  • Pertamax Turbo: Rp18.300 per liter (sebelumnya Rp19.300)
  • Pertamax Green: Rp16.600 per liter (sebelumnya Rp17.000)
  • Pertamax: Rp15.950 per liter (sebelumnya Rp16.250)

Penurunan ini otomatis meringankan biaya operasional kendaraan bagi pengguna mobil bermesin turbo maupun motor premium yang mengonsumsi BBM beroktan tinggi. Selisih harga Pertamax dengan Pertamax Turbo kini hanya Rp2.350 per liter, menyempit dari sebelumnya Rp3.050.

Harga BBM yang Tidak Berubah: Dari Pertalite hingga Pertamina Dex

Di tengah penurunan harga BBM nonsubsidi, Pertamina memilih untuk tidak mengubah harga produk solar dan BBM subsidi. Kebijakan ini menjaga inflasi tetap terkendali di sektor transportasi publik dan logistik.

  • Pertalite: Rp10.000 per liter
  • Biosolar: Rp6.800 per liter
  • Dexlite: Rp19.700 per liter
  • Pertamina Dex: Rp21.150 per liter

Dengan skema harga terbaru ini, selisih antara Pertalite bersubsidi dan Pertamax nonsubsidi menjadi Rp5.950 per liter. Jarak yang cukup lebar ini diharapkan tetap menjaga kuota subsidi tetap tepat sasaran.

Faktor Pelemahan Harga Minyak Dunia dan Nilai Tukar Rupiah

Langkah Pertamina menurunkan harga BBM nonsubsidi tidak lepas dari dinamika pasar global. Kitty menambahkan, penyesuaian ini adalah bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat.

"Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujarnya.

Bagi konsumen, penurunan harga ini berlaku efektif di seluruh SPBU Pertamina mulai 1 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB. Tidak ada syarat khusus atau kuota tertentu untuk membeli BBM nonsubsidi dengan harga baru ini.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: popularitas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks