BENGKULU — Google dan Samsung kembali bersaing di segmen smartwatch premium. Pixel Watch 5 dan Galaxy Watch 9 hadir dengan spesifikasi berimbang, tetapi punya pendekatan berbeda dalam hal desain, fitur keselamatan, dan strategi layanan kesehatan. Bagi pengguna Android yang bingung memilih, berikut lima perbedaan kunci yang perlu diketahui.
Harga Naik di Kedua Model
Kedua brand menaikkan banderol dibanding generasi sebelumnya. Galaxy Watch 9 dibanderol mulai USD 379 (sekitar Rp 6,2 juta), naik dari USD 349 untuk Galaxy Watch 8. Pixel Watch 5 lebih mahal lagi, dipatok mulai USD 399 (sekitar Rp 6,6 juta), naik dari USD 349 untuk Pixel Watch 4.
Jika anggaran jadi pertimbangan utama, Galaxy Watch 9 jelas lebih ramah kantong. Namun, model lama juga masih layak dipertimbangkan karena spesifikasinya tidak jauh berbeda dari seri terbaru.
Desain Case: Lingkaran Sempurna vs Bentuk Bantal
Pixel Watch 5 mempertahankan desain lingkaran sempurna khas seri sebelumnya. Tersedia dalam ukuran 41mm dan 45mm, case-nya berbahan aluminium dengan ketahanan air 50 meter.
Galaxy Watch 9 justru memakai bentuk "cushion" atau lingkaran yang sedikit kotak, desain yang diperkenalkan sejak model tahun lalu. Ukurannya 40mm dan 44mm, dengan material campuran aluminium dan komposit. Ketahanan airnya sama-sama 50 meter, dan keduanya terasa sama kokoh dalam pemakaian harian.
Layar: Datar dengan Bezel Tebal vs Cembung dengan Bezel Tipis
Spesifikasi layar kedua jam tangan ini nyaris identik. Pixel Watch 5 ukuran 41mm punya panel AMOLED 1,2 inci, sementara Galaxy Watch 9 ukuran 40mm lebih besar sedikit di 1,34 inci. Untuk varian terbesar, Pixel Watch 5 memakai layar 1,4 inci dan Galaxy Watch 9 unggul dengan 1,47 inci. Kecerahan puncak keduanya sama, 3.000 nits, cukup terang untuk dipakai di bawah sinar matahari langsung.
Perbedaan justru ada di bentuk kacanya. Galaxy Watch 9 memakai kaca datar dengan bezel tebal yang menonjol. Pixel Watch 5 sebaliknya, kacanya cembung dengan bezel tipis, meski ada sedikit distorsi di tepi layar. Bentuk cembung ini mengingatkan pada kaca akrilik jam tangan mekanik klasik seperti Omega Speedmaster, nilai nostalgia yang mungkin dihargai penggemar horologi.
Fitur Keselamatan yang Saling Melengkapi
Keduanya punya fitur dasar seperti deteksi jatuh dan SOS darurat. Namun, masing-masing punya keunggulan yang tidak dimiliki lawannya.
Galaxy Watch 9 menjadi satu-satunya yang punya deteksi sleep apnea dengan izin FDA. Pixel Watch 5 justru unggul dengan Loss of Pulse Detection dan fitur baru Breathing Emergency Detection. Kedua fitur Google ini bisa otomatis mengirim bantuan saat terdeteksi kondisi darurat, mirip cara kerja deteksi kecelakaan.
Fitur Kebugaran: Gratis vs Berbayar
Kedua smartwatch ini sama-sama kaya fitur kebugaran, termasuk rencana latihan personal dan pelatihan berbasis AI. Bedanya, Samsung membuka semua fitur ini gratis, dengan syarat pengguna memakai ponsel Samsung. Google justru mengunci fitur tersebut di balik langganan Health Premium seharga USD 10 per bulan atau USD 100 per tahun.
Bagi pengguna setia ekosistem Samsung, Galaxy Watch 9 jelas lebih menguntungkan. Pemilik ponsel Pixel atau Android lain yang tidak mau berlangganan akan kehilangan akses ke fitur pelatihan lanjutan di Pixel Watch 5.
Keputusan akhir kembali ke prioritas. Galaxy Watch 9 cocok untuk yang menginginkan fitur lengkap tanpa biaya tambahan dan punya ponsel Samsung. Pixel Watch 5 lebih menarik bagi yang mementingkan desain premium dan fitur deteksi darurat inovatif, dengan catatan siap membayar langganan bulanan.