BENGKULU — Volatilitas harga emas batangan Antam kembali menguji ketahanan investor. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga sempat menyentuh Rp2.700.000 per gram pada Kamis (13/8), lalu terkoreksi tajam ke level Rp2.664.000 per gram keesokan harinya. Pedagang emas di Pasar Panorama pun diingatkan untuk membaca arah pasar dengan lebih cermat.
Koreksi jangka pendek ini tak menggerus kinerja tahunan logam mulia. Secara year-to-date, harga masih melesat 7,07% dari posisi Rp2.488.000 per gram pada 1 Januari 2026. Namun, harga saat ini tercatat 15,9% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa Rp3.168.000 per gram yang diraih pada 29 Januari 2026.
Harga Buyback Ikut Terkoreksi, Simulasi Keuntungannya
Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam turut merosot Rp36.000 menjadi Rp2.510.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback saat ini mencapai Rp154.000 per gram, di luar biaya pajak yang ditanggung konsumen.
Warga yang hendak menjual emas batangan ke Antam wajib mencermati ketentuan perpajakan. Transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. Potongan ini langsung dikurangkan dari nilai buyback yang diterima.
Daftar Harga Emas Antam per Gram Hari Ini
Berikut rincian harga emas batangan Antam pada Jumat (14/8/2026) yang belum termasuk pajak PPh 22 sebesar 0,45% untuk pembeli ber-NPWP:
- 0,5 gram: Rp1.382.000
- 1 gram: Rp2.664.000
- 5 gram: Rp13.095.000
- 10 gram: Rp26.135.000
- 25 gram: Rp65.212.000
- 50 gram: Rp130.345.000
- 100 gram: Rp260.612.000
- 1.000 gram: Rp2.604.600.000
Mengapa Harga Emas Berbalik Melemah?
Koreksi harga emas global dipicu menguatnya indeks dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat. Kondisi ini mendorong investor global melepas aset safe haven seperti emas, lalu beralih ke instrumen berimbal hasil lebih menarik.
Kendati demikian, tren kenaikan sejak awal tahun menandakan permintaan jangka menengah-panjang logam mulia masih solid. Emas tetap menjadi pilihan utama lindung nilai inflasi dan diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi global. Konsumen di Bengkulu disarankan memantau pergerakan harga harian di situs Logam Mulia Antam sebelum bertransaksi.