BENGKULU — Rombongan Pemkot Lubuk Linggau tidak hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mempelajari secara langsung sejumlah terobosan yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas layanan publik di Kota Bengkulu. Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, Rustam Effendi, mengaku terkesan dengan program-program yang dinilainya humanis dan menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
"Kami melihat banyak program di Bengkulu yang sangat humanis dan menyentuh langsung kebutuhan warga. Kami akan mengadopsi dan memodifikasinya agar sesuai dengan karakteristik masyarakat Lubuk Linggau," kata Rustam Effendi dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut.
Program "Three in One" Jadi Perhatian Utama
Salah satu inovasi yang menarik perhatian delegasi Lubuk Linggau adalah layanan administrasi kependudukan "Three in One". Melalui program ini, keluarga yang tengah berduka tidak perlu lagi mengurus dokumen secara terpisah. Akta kematian, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan Kartu Keluarga (KK) diserahkan langsung oleh petugas pada malam ketiga takziah.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menghadirkan negara di tengah kesulitan warga. Layanan tersebut merupakan wujud nyata dari komitmen Pemkot Bengkulu untuk memberikan solusi tanpa birokrasi yang berbelit.
"Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Program-program ini kami rancang untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata," ujar Dedy Wahyudi.
Mekanisme Pengelolaan ZIS Bakal Ditiru
Selain layanan administrasi kependudukan, Pemkot Lubuk Linggau juga tertarik mempelajari mekanisme pemberian santunan yang sumber dananya dikelola melalui kerja sama dengan Baznas. Rustam Effendi menyebut pihaknya ingin mengoptimalkan pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) agar tepat sasaran.
Menurutnya, tata kelola ZIS di Bengkulu bisa menjadi contoh dalam memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat kurang mampu. Rencananya, model pengelolaan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan warga Lubuk Linggau.
Apresiasi Infrastruktur dan Jaminan Sosial
Dalam kesempatan itu, rombongan Pemkot Lubuk Linggau juga menyampaikan apresiasi atas pesatnya perkembangan infrastruktur di Kota Bengkulu. Keberhasilan program jaminan sosial kemasyarakatan yang diterapkan di kota berjuluk Bumi Rafflesia ini turut menjadi bahan diskusi intensif kedua pihak.
Pertemuan yang berlangsung di Balai Kota Merah Putih ini diakhiri dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol kolaborasi. Kedua pemerintah kota sepakat untuk terus bersinergi membangun kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumatera.