Pencarian

Penyebab Vertigo Sering Kambuh dan Cara Mengatasinya Saat Terjadi

Minggu, 02 Agustus 2026 • 18:53:00 WIB
Penyebab Vertigo Sering Kambuh dan Cara Mengatasinya Saat Terjadi

Jakarta - Vertigo adalah sensasi berputar pada diri maupun lingkungan sekitar yang bisa disebabkan oleh gangguan keseimbangan maupun gangguan saraf. Kondisi ini kerap kambuh berulang dan mengganggu aktivitas penderitanya.

Penyebab vertigo sering kambuh:

  • BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo) — terlepasnya kristal kalsium karbonat di saluran telinga bagian dalam.
  • Perubahan posisi kepala tiba-tiba, seperti bangun dari tidur atau membungkuk, dapat memicu vertigo terutama pada penderita BPPV.
  • Infeksi telinga seperti labirinitis atau neuritis vestibular yang mengganggu fungsi keseimbangan.
  • Migrain vestibular yang juga bisa memicu vertigo berulang.
  • Stres dan kelelahan berlebihan yang dapat memperburuk atau memicu gejala vertigo.

Cara mengatasi vertigo saat kambuh:

  • Segera duduk atau berbaring untuk menghindari jatuh dan cedera.
  • Pusatkan pandangan pada satu titik dan jangan bergerak terlalu banyak saat serangan berlangsung.
  • Lakukan teknik relaksasi dan pernapasan untuk mengurangi rasa panik saat vertigo kambuh.
  • Manuver Epley — teknik memposisikan ulang kristal telinga dalam yang biasanya diajarkan dokter atau fisioterapis — dapat mengurangi iritasi telinga dalam sehingga gejala berkurang.
  • Kurangi konsumsi makanan asin, kopi, cokelat, alkohol, dan rokok karena dapat memperparah gejala vertigo.

Jika gejala vertigo terus berlanjut atau semakin sering kambuh, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter spesialis saraf untuk mengetahui penyebab pastinya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Perbedaan vertigo dengan pusing biasa
Vertigo berbeda dengan pusing kepala ringan pada umumnya. Pada vertigo, penderita merasakan sensasi berputar yang jelas, baik dirinya yang berputar maupun lingkungan sekitarnya yang seolah bergerak, dan sering disertai mual, muntah, atau kehilangan keseimbangan.

Untuk mencegah vertigo kambuh, penderita disarankan menghindari perubahan posisi kepala yang mendadak, cukup istirahat, serta menjaga pola makan agar tidak memicu gangguan pada telinga bagian dalam. Bila vertigo disertai gejala lain seperti gangguan pendengaran, bicara pelo, atau kelemahan anggota tubuh, segera cari pertolongan medis karena bisa jadi tanda gangguan pada sistem saraf pusat yang perlu penanganan segera.

Selain penanganan mandiri, dokter juga bisa meresepkan obat anti-vertigo tertentu untuk meredakan gejala akut, terutama bila serangan cukup sering mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya.

Bagikan

Berita Terkini

Indeks