BYD Song Ultra EV Tembus Jarak 4.395 Km Jalur Tol Terpanjang China, Andalkan Pengisian Daya 5 Menit

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 01:10:08 WIB
BYD Song Ultra EV sukses menempuh 4.395 km di Tol Lianyungang-Khorgos, China.

BENGKULU — Pabrikan otomotif asal China, BYD, membuktikan ketangguhan teknologi baterai terbarunya lewat pengujian jalan raya berskala masif. Perjalanan ekspedisi ini dipimpin langsung oleh Lu Tian, General Manager BYD Dynasty Series, yang dimulai pada Kamis (16/5) dan berakhir di Kaifeng, Henan, pada Selasa (20/5).

Rekor Ekspedisi 4.395 Kilometer di Tol Lianyungang-Khorgos

Jalur tol Lianyungang-Khorgos merupakan jaringan jalan bebas hambatan terpanjang di China. Sebelum uji coba ini dilakukan, belum ada satu pun kendaraan listrik murni yang mampu menyelesaikan seluruh rute tersebut secara penuh dari ujung ke ujung.

Keberhasilan BYD Song Ultra EV melintasi rute sepanjang 4.395 kilometer ini didukung oleh infrastruktur pengisian daya cepat yang masif di sepanjang jalur tol. Hingga pertengahan Mei, BYD telah mengoperasikan 5.979 stasiun Flash Charging yang tersebar di 312 kota di China, dan bersiap mengekspansinya ke pasar Eropa akhir tahun ini.

Spesifikasi Blade Battery 2.0 dan Kecepatan Flash Charging 5 Menit

Kemampuan jelajah SUV medium ini ditopang oleh dua pilihan kapasitas Blade Battery 2.0, yaitu 68,4 kWh dan 82,7 kWh. Berdasarkan standar pengujian CLTC, masing-masing varian mampu menempuh jarak sejauh 605 kilometer dan 710 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.

Sektor pengisian daya menjadi keunggulan utama berkat teknologi Flash Charging BYD. Sistem ini sanggup mengisi daya baterai dari kondisi 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu 5 menit. Bahkan pada kondisi suhu ekstrem minus 30 derajat Celsius, proses pengisian daya tersebut hanya membutuhkan waktu 12 menit.

  • Jarak Tempuh Ekspedisi: 4.395 kilometer (2.730 mil) melintasi Tol Lianyungang-Khorgos.
  • Kecepatan Pengisian Daya: 10% ke 70% dalam 5 menit, atau 12 menit pada suhu ekstrem -30°C.
  • Pilihan Kapasitas Baterai: 68,4 kWh (jarak tempuh 605 km) dan 82,7 kWh (jarak tempuh 710 km).
  • Performa Motor Listrik: Penggerak roda belakang tunggal bertenaga 362 HP (270 kW).

Harga Mulai Rp 352 Juta dan Kantongi 61.240 Pemesanan

BYD meluncurkan Song Ultra EV dengan banderol harga yang jauh di bawah estimasi awal pasar. Dijual mulai dari 151.900 yuan (sekitar Rp 352 juta) hingga 179.900 yuan (sekitar Rp 416 juta), harga ini bahkan lebih murah dari tarif pra-pesan yang dipatok 155.000 yuan.

Strategi harga agresif ini langsung memicu lonjakan permintaan di pasar domestik China. Pada pekan pertama peluncurannya, BYD mengantongi lebih dari 10.000 surat pemesanan kendaraan (SPK), yang kemudian melonjak hingga mencapai 61.240 unit dalam waktu satu bulan pertama.

Dimensi Bongsor dan Fitur ADAS God's Eye B

Secara dimensi, BYD Song Ultra EV memiliki panjang 4.850 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.670 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.840 mm. Ukuran fisik ini sedikit lebih besar dibandingkan dengan saudaranya, Song L DM-i PHEV, guna memberikan ruang kabin yang lebih lapang.

Kabin mobil ini dilengkapi layar pusat hiburan berukuran 15,6 inci, panel instrumen digital 10,25 inci, serta head-up display sebesar 26 inci. Untuk kenyamanan berkendara, BYD menyematkan sistem kontrol sasis pintar DiSus-C yang mampu menyesuaikan tingkat peredaman suspensi secara real-time untuk meminimalkan guncangan.

Varian tertinggi SUV ini dibekali opsi sistem mengemudi otonom "God's Eye B" yang mengandalkan sensor LiDAR di atap serta 27 sensor ADAS pendukung. Teknologi ini mendukung fitur berkendara otonom Level 3 untuk penggunaan di jalan tol maupun area perkotaan, lengkap dengan sistem parkir otomatis. Di pasar global, model ini akan berhadapan langsung dengan Tesla Model Y, XPeng G6, dan Deepal S7.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top