Pencarian

Pemprov Bengkulu Saring 270 Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026, Prioritas Anak dari Keluarga Desil 1 dan 2

Minggu, 24 Mei 2026 • 15:49:14 WIB
Pemprov Bengkulu Saring 270 Calon Siswa Sekolah Rakyat 2026, Prioritas Anak dari Keluarga Desil 1 dan 2
Tim Dinas Sosial Provinsi Bengkulu melakukan verifikasi langsung kondisi ekonomi calon siswa Sekolah Rakyat 2026.

BENGKULU — Dinas Sosial Provinsi Bengkulu memulai penyaringan calon siswa Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2026. Mereka langsung mendatangi rumah-rumah warga di seluruh kabupaten dan kota untuk memverifikasi kondisi ekonomi keluarga.

Program ini diprioritaskan bagi anak-anak yang masuk kategori desil 1 dan desil 2, yaitu kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Pemerintah ingin memastikan bantuan pendidikan benar-benar menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Siapa Saja yang Jadi Sasaran Seleksi?

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Swifanedi Yusda, mengatakan proses penjaringan dilakukan secara langsung ke lapangan. Tim tidak hanya mengandalkan data, tetapi juga mengecek kondisi nyata calon siswa.

“Kami turun langsung untuk memastikan calon siswa memang berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2,” ujar Swifanedi dalam keterangannya, dikutip dari Rakyat Bengkulu.

Pendekatan ini dipilih agar tidak ada anak yang seharusnya mendapat hak pendidikan justru terlewat. Sebaliknya, pemerintah juga ingin menghindari kesalahan sasaran.

Kuota 270 Siswa untuk Tiga Jenjang

Pada tahap awal, Pemprov Bengkulu menargetkan merekrut 270 siswa. Jumlah itu akan dibagi untuk tiga jenjang pendidikan: SD, SMP, dan SMA.

Setiap jenjang mendapat porsi kuota sendiri, meski rincian per jenjang belum diumumkan secara resmi. Yang jelas, seleksi dilakukan serentak di kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu.

Mengapa Program Ini Penting?

Akses pendidikan masih menjadi persoalan serius bagi keluarga miskin ekstrem di Bengkulu. Banyak anak terpaksa putus sekolah karena biaya, meski sudah ada program bantuan dari pusat.

Sekolah Rakyat hadir sebagai skema baru yang menggabungkan pembiayaan penuh dari pemerintah daerah. Tidak hanya menggratiskan biaya sekolah, program ini juga diharapkan menekan angka anak tidak sekolah di Bengkulu.

Pemprov Bengkulu menargetkan proses seleksi dan verifikasi selesai sebelum tahun ajaran baru 2026 dimulai. Setelah itu, nama-nama calon siswa akan diumumkan dan dilakukan pendaftaran ulang.

Bagikan
Sumber: rakyatbengkulu.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks