BENGKULU — Meta melalui Instagram memperkenalkan cara baru bagi pengguna untuk berinteraksi melalui foto yang tidak dipoles. Dinamakan Instants, inovasi ini hadir dalam dua bentuk sekaligus: sebagai fitur terintegrasi di dalam aplikasi utama dan sebagai aplikasi berdiri sendiri (companion app). Fokus utamanya adalah menangkap momen apa adanya tanpa perlu melewati proses penyuntingan yang rumit.
Kehadiran aplikasi terpisah Instants dirancang khusus untuk mempercepat proses pengambilan gambar. Pengguna bisa langsung mengakses kamera begitu aplikasi dibuka, memungkinkan distribusi foto ke lingkaran pertemanan dilakukan dalam hitungan detik. Saat ini, aplikasi tersebut sudah tersedia di Google Play Store dan Apple App Store untuk wilayah tertentu sebelum nantinya dilepas secara global.
Secara fungsional, Instants menargetkan pengguna yang merindukan keaslian dalam berbagi konten digital. Foto yang diambil bersifat unfiltered atau tanpa filter, memberikan kesan jujur pada setiap unggahan. Langkah ini dinilai sebagai upaya Instagram untuk bersaing di segmen konten spontan yang sebelumnya dipopulerkan oleh platform seperti BeReal.
Konten yang dibagikan melalui Instants bersifat ephemeral atau sementara bagi para penerimanya. Teman yang dikirimi foto hanya bisa melihat unggahan tersebut dalam waktu terbatas sebelum menghilang. Namun, Instagram memberikan perlakuan berbeda bagi pengunggah asli agar momen tersebut tidak hilang sepenuhnya dari memori digital mereka.
Setiap foto yang dikirimkan akan tersimpan secara otomatis di dalam arsip pribadi pengguna selama satu tahun. Durasi penyimpanan ini memberikan kesempatan bagi pengguna untuk melihat kembali perjalanan aktivitas mereka dalam jangka menengah. Selain itu, terdapat opsi untuk membagikan ulang kumpulan foto tersebut ke fitur Stories dalam bentuk recap atau rangkuman momen.
Interaksi pada layanan Instants dibuat sangat terpusat pada komunikasi dua arah. Teman yang menerima foto dapat memberikan reaksi atau membalas unggahan tersebut secara langsung. Menariknya, semua balasan ini tidak akan muncul di kolom komentar publik, melainkan masuk langsung ke folder Direct Message (DM) pengguna.
Sistem ini memastikan percakapan tetap berada di ruang privat, sesuai dengan tujuan awal Instants untuk mempererat hubungan dengan orang-orang spesifik. Pengguna tidak perlu khawatir tentang metrik publik seperti jumlah 'like' atau komentar yang bisa dilihat orang lain. Fokus sepenuhnya dialihkan pada kualitas komunikasi antar individu.
Instants menjadi solusi bagi pengguna yang ingin tetap eksis tanpa tekanan untuk selalu terlihat sempurna di media sosial. Dengan memisahkan jalur distribusi antara konten estetik di feed utama dan momen mentah di Instants, Instagram mencoba mengakomodasi dua kebutuhan psikologis pengguna yang berbeda dalam satu ekosistem yang sama.