BENGKULU — Junaidi Zul menyatakan dukungannya secara terbuka terhadap rencana Pemkot Bengkulu memfungsikan kembali eks Mess Pemda sebagai kantor kepala daerah. Menurutnya, bangunan tersebut sudah lama dibiarkan tanpa pemanfaatan dan tidak memberi manfaat sejak kepemimpinan gubernur sebelumnya hingga sekarang.
Jika terus dibiarkan, Junaidi khawatir kondisi bangunan akan kian parah. "Lambat laun akan rusak, berderai, dan terbengkalaikan tanpa ada perubahan yang berarti," ujarnya saat ditemui di Bengkulu.
Dukungan Warga Pesisir: "Sekalian Orang Pesisir Dukung Nian"
Junaidi tidak berbicara atas nama pribadi. Ia menegaskan membawa aspirasi masyarakat pesisir Kota Bengkulu yang menantikan kawasan tersebut kembali hidup.
"Kami dari masyarakat pesisir Kota Bengkulu sangat mendukung pembangunan pemanfaatan Mess Pemda menjadi Kantor Walikota Kota Bengkulu. Jadi kami sangat mendukung full, sekalian orang pesisir dukung nian," kata Junaidi.
Dukungan itu bukan tanpa alasan. Kawasan di sekitar eks Mess Pemda menyimpan jejak sejarah panjang yang kini nyaris terlupakan.
Kampung Cina hingga Benteng Malborough, Pusat Kota yang Kini Sepi
Junaidi mengingatkan bahwa kawasan sekitar bangunan seperti Kampung Cina dan Benteng Malborough dulu merupakan pusat kota yang bersejarah. Wilayah itu berkembang sejak zaman penjajahan Inggris, lengkap dengan fasilitas penting seperti pabrik pengolahan gula hingga rumah sakit tempo dulu.
Keramaian mulai pudar sejak tahun 1980-an. Aktivitas perekonomian dan denyut kehidupan kawasan perlahan meredup, meninggalkan bangunan-bangunan yang tak lagi terurus.
Karena itu, Junaidi menilai langkah Walikota Bengkulu yang didukung Gubernur untuk menghidupkan kembali kawasan melalui pembangunan kantor pemerintahan sebagai keputusan tepat. Ia meyakini kehadiran kantor pemerintahan akan memicu kembali keramaian di kampung-kampung sekitarnya.
Harapan: Ekonomi Warga Bangkit Lagi
Kebangkitan kawasan diyakini tidak hanya memulihkan denyut perekonomian warga setempat. Junaidi berharap masyarakat sekitar bisa kembali berjaga dan merasakan dampak langsung dari aktivitas yang muncul di kawasan tersebut.
Rencana alih fungsi eks Mess Pemda menjadi Kantor Walikota Bengkulu kini menunggu realisasi lebih lanjut dari pemerintah kota.