Pencarian

Verdonk Akui Pertahanan Lille Rapuh usai Kalah 2-4 dari Galatasaray

Kamis, 22 Oktober 2026 • 20:03:31 WIB
Verdonk Akui Pertahanan Lille Rapuh usai Kalah 2-4 dari Galatasaray
Bek Lille, Calvin Verdonk, mengakui pertahanan timnya rapuh dalam kekalahan 2-4 dari Galatasaray.

BENGKULU — Calvin Verdonk menyoroti lemahnya pertahanan LOSC Lille dalam kekalahan 2-4 dari Galatasaray pada matchday ketiga Liga Champions. Bek Timnas Indonesia itu menyebut gol cepat Galatasaray di awal babak kedua sebagai titik balik laga, namun menegaskan Lille belum menyerah dalam perburuan tiket fase gugur.

Kekalahan dari Galatasaray menjadi pukulan ketiga beruntun bagi Lille di fase liga Liga Champions. Tim asuhan Davide Ancelotti sempat menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sebelum akhirnya kebobolan dua gol susulan di babak kedua, Rabu (21/10).

Verdonk menilai insiden sepak pojok di awal babak kedua jadi biang keladi kekalahan. Galatasaray memanfaatkan lemahnya marking Lille untuk mencetak gol ketiga yang mengubah arah pertandingan.

Gol Cepat Galatasaray Usai Jeda Bikin Lille Kehilangan Momentum

Pemain berusia 29 tahun itu tak menampik lini belakang Lille kesulitan meredam gempuran Galatasaray sepanjang laga. Situasi makin berat karena Lille harus mengejar ketertinggalan setelah sempat menyamakan skor.

"Ya, menurut saya semuanya berawal dari sepak pojok itu. Kami tidak bertahan dengan baik, dan mereka langsung mencetak gol sehingga skor menjadi 2-3. Itu adalah awal babak kedua yang berat," ujar Verdonk seperti dilansir dari Le Petit Lillois.

Meski demikian, Verdonk menegaskan skuadnya belum menyerah. Selama peluang lolos ke fase gugur masih terbuka, pemain kelahiran Dordrecht itu memilih tetap percaya diri.

"Selama masih ada peluang, kita harus tetap percaya diri. Kita harus yakin dan terus melangkah," kata Verdonk.

Verdonk Minta Lille Lebih Klinis di Kedua Kotak Penalti

Untuk bangkit di pertandingan lanjutan, Verdonk membeberkan sejumlah faktor yang perlu diperbaiki Lille. Fokus utamanya adalah ketajaman penyelesaian akhir dan soliditas pertahanan di dalam kotak penalti.

"Menurut saya, kita harus lebih tajam dalam penyelesaian akhir: kita perlu lebih sering menembak, mencetak gol, serta bertahan lebih baik di dalam kotak penalti," ucap Verdonk.

"Kita harus tampil lebih baik di kedua area penalti, baik dalam aspek pertahanan maupun penyerangan," imbuh dia.

Tiga Kekalahan Beruntun, Lille Tertahan di Posisi ke-35

Laju Lille di babak awal Liga Champions memang berat. Dari tiga laga yang dilakoni, armada Davide Ancelotti menelan tiga kekalahan tanpa sekalipun meraih poin dari Real Betis, Arsenal, dan Galatasaray.

Hasil tersebut membuat Lille tertahan di posisi ke-35 klasemen Liga Champions musim ini. Tim yang bermarkas di Decathlon Arena, Stade Pierre-Mauroy, hanya unggul selisih gol dari Slovan Bratislava selaku juru kunci.

Dengan format fase liga yang menyisakan banyak pertandingan, Lille masih punya peluang memperbaiki posisi. Namun raihan nol poin dari tiga laga menuntut perubahan cepat, terutama di kedua area penalti yang jadi sorotan Verdonk.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks