MANNA — Kepala SMPN 21 Bengkulu Selatan Tati Yusmita S.P menilai program revitalisasi satuan pendidikan membawa dampak langsung bagi proses belajar mengajar di sekolahnya. Menurut dia, prasarana yang sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP) akan membuat guru dan siswa lebih tenang dan nyaman saat belajar. "Dengan prasarana pendukung sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP), tentu akan menimbulkan yang baik antara guru dan siswa, belajar lebih tenang dan nyaman, sehingga kita harapkan antara pemberi ilmu dan penerima ilmu akan timbul interaksi yang kuat,” ujar Tati saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (15/10).
Fasilitas Memadai Dorong Metode Belajar Lebih Kreatif
Tati menjelaskan, fasilitas yang memadai memudahkan guru menerapkan berbagai metode pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif. Sarana pendukung dinilai menjadi kunci agar materi pelajaran tersampaikan dengan cara yang lebih variatif. “Fasilitas yang memadai memudahkan guru menerapkan berbagai metode pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif,” paparnya.
Pihak sekolah juga berkomitmen menumbuhkan bakat dan potensi siswa secara maksimal. Menurut Tati, pengembangan minat dan kemampuan peserta didik menjadi bekal penting saat mereka menjalani kehidupan setelah lulus. Interaksi dengan wali murid terus dibangun agar pengawasan terhadap anak bisa terkontrol.
Sekolah di Desa Tetap Siap Bersaing
Meski berada di desa, SMPN 21 Bengkulu Selatan tercatat rutin meraih berbagai prestasi setiap tahunnya. Tati menegaskan siswa sekolahnya siap bersaing dan tidak kalah dengan sekolah di tengah kota. Menurut dia, hasil itu bergantung pada cara dan metode dalam mendidik siswa.
Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki sekolah disebut siap menciptakan generasi unggul, berkualitas, dan berakhlak. Siswa yang masuk tanpa pengetahuan dasar akan diberikan ilmu sebagai bekal. “Dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki, pihak sekolah siap menciptakan generasi yang unggul dan berkualitas serta berakhlak,” kata Tati.
Orang Tua Diharapkan Lebih Yakin Menyekolahkan Anak
Kondisi fisik sekolah yang baik diharapkan membuat orang tua lebih yakin menyekolahkan anaknya di SMPN 21. Tati menyebut keberhasilan pendidikan bisa terwujud melalui usaha yang dilakukan sekolah maupun keluarga. “Dengan kondisi fisik sekolah yang baik, kita juga berharap bisa membuat orang tua lebih yakin menyekolahkan anaknya,” ucapnya.
Sebagai pendidik, Tati berkomitmen mengupayakan yang terbaik agar lulusan SMPN 21 memiliki bekal melanjutkan pendidikan lebih tinggi. Bekal itu dinilai penting sebagai modal menjalani kehidupan di masa depan. “Sebagai pendidik kami akan berusaha sekuat tenaga agar nantinya anak yang keluar dari SMPN 21 mempunyai bekal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi bekal hidup di masa depannya,” pungkasnya.