BENGKULU — Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu Zaid Burhan Ibrahim menilai inisiatif kemitraan ini berpijak pada besarnya potensi perkebunan sawit daerah. Luas tutupan lahan sawit di Bengkulu tercatat 424,53 ribu hektare, terkonsentrasi di Mukomuko, Bengkulu Utara, Seluma, dan Bengkulu Selatan. Potensi itu dinilai perlu diimbangi peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal.
Selama ini penerima beasiswa asal Bengkulu terserap ke sejumlah perguruan tinggi di luar Pulau Sumatera. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan mendorong kehadiran kampus lokal sebagai mitra penyelenggara. Dengan begitu, pendidikan, pengembangan kompetensi, dan perputaran ekonomi diharapkan memberi dampak lebih besar bagi daerah.
Skema Pembiayaan: Dari UKT hingga Biaya Hidup Bulanan
Dukungan pembiayaan program beasiswa BPDP tidak hanya mencakup Uang Kuliah Tunggal atau SPP. Cakupannya meliputi biaya hidup bulanan, pemondokan atau asrama, bantuan transportasi, fasilitas buku atau laptop, hingga dukungan sertifikasi profesi sesuai ketentuan program.
Sasaran penerima beasiswa mencakup beberapa kelompok melalui jalur afirmasi. Antara lain pekebun, keluarga pekebun, karyawan atau pekerja, pengurus koperasi, serta ASN dan penyuluh yang memenuhi persyaratan.
Bagi masyarakat Bengkulu, khususnya keluarga petani dan pekebun, program ini berpotensi menjadi jalan masuk pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya besar. Perluasan akses itu sekaligus diarahkan mencetak tenaga kerja terampil yang dibutuhkan industri perkebunan.
Mengapa UNIB Dinilai Siap Jadi Mitra Penyelenggara
Kesiapan UNIB ditopang program studi pada rumpun teknologi dan bisnis perkebunan serta pendidikan vokasi, termasuk bidang akuntansi, dengan capaian akreditasi baik hingga unggul. Pengalaman kerja sama kampus dengan berbagai perusahaan di tingkat nasional maupun lokal menjadi nilai tambah.
Kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri berpotensi mendukung penyediaan kebun praktik lapangan. Jalur itu juga membuka peluang penyerapan lulusan ke dunia kerja.
"Melalui sinergi bersama UNIB, diharapkan program beasiswa BPDP tidak hanya meningkatkan kualitas SDM perkebunan, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah dan penguatan peran perguruan tinggi lokal," kata Zaid Burhan Ibrahim.
Dampak Ganda bagi Ekonomi Bengkulu
Apabila terealisasi secara berkelanjutan, kerja sama ini diproyeksikan memberi manfaat ganda. Selain meningkatkan kualitas SDM perkebunan, kehadiran mahasiswa penerima beasiswa berpotensi mendorong aktivitas ekonomi di Bengkulu, mulai dari kebutuhan tempat tinggal hingga konsumsi sehari-hari.
Keterlibatan UNIB sebagai perguruan tinggi mitra juga berpeluang memperkuat penerimaan Pendapatan Negara Bukan Pajak kampus sebagai badan layanan umum. Mekanismenya mengikuti ketentuan yang berlaku.
Sebagai tindak lanjut, Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu akan melanjutkan koordinasi dan memberi pendampingan teknis kepada UNIB. Dukungan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dinilai penting agar peluang kemitraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal.