SELUMA — Kepolisian Resor Seluma bergerak setelah sejumlah pemilik kendaraan roda empat melaporkan gangguan mesin serius seusai mengisi bahan bakar. Penyelidikan awal menyasar bengkel yang paling banyak menerima keluhan, yakni Mitra Jaya Motor di Desa Lubuk Sahung, Kecamatan Sukaraja.
Kasus ini tidak berdiri sendiri. Fenomena serupa sebelumnya dilaporkan melanda Kota Bengkulu, dan kini dampaknya merembet ke kabupaten tetangga. Warga yang melintas dari arah Kota Bengkulu menuju Seluma menjadi kelompok paling terdampak.
Endapan Debu Semen Ditemukan di Tangki Mobil
Pemilik Bengkel Mitra Jaya Motor, Jamil, menyebut sejak Kamis, 1 Oktober lalu, sedikitnya 10 unit mobil masuk dengan gejala kerusakan yang identik. Keluhan para pemilik kendaraan seragam: mesin terasa brebet, tertahan, lalu mati total.
"Semua keluhannya sama, mesin mobil terasa brebet, tertahan, lalu mogok," ungkap Jamil.
Saat mekanik membongkar tangki kendaraan, ditemukan endapan menyerupai debu semen. Material itu menyumbat saringan minyak secara total sehingga pasokan bahan bakar ke mesin terhenti.
Rata-rata Korban Isi Pertalite di SPBU Kota Bengkulu
Dari pengakuan para pemilik mobil, mereka sempat mengisi Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Bengkulu sebelum melakukan perjalanan ke Seluma. Tidak ada pola tunggal soal SPBU mana yang disinggahi.
Salah satu korban, Khalidan, warga Jalan Padat Karya Hibrida Kota Bengkulu, mengisi BBM pada Minggu malam di Kota Bengkulu. Ia lalu berkendara menuju Semidang Alas Maras, Seluma, keesokan harinya.
Dalam perjalanan pulang, mobil Khalidan mendadak brebet dan mati total di Desa Lubuk Sahung. Kendaraan itu harus ditarik ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi Kumpulkan Keterangan dari Pemilik Bengkel dan Korban
Unit II Sat Intelkam Polres Seluma melakukan Pulbaket dengan meminta keterangan dari pemilik bengkel dan sejumlah korban. Langkah ini untuk memastikan apakah kerusakan benar berasal dari kualitas bahan bakar atau faktor lain.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian soal hasil penyelidikan maupun dugaan keterlibatan pihak tertentu. Polres Seluma juga belum menyampaikan apakah akan berkoordinasi dengan Pertamina atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.
Warga yang mengalami gejala serupa diminta segera memeriksa tangki dan saringan bahan bakar kendaraan. Kerusakan yang dibiarkan berlarut berpotensi merembet ke komponen mesin lain dan menambah biaya perbaikan.