Pencarian

Polemik CSR Rp 300 Juta Tugu Pengantin Seluma, Dirut Bank Bengkulu Iswahyudi Diminta Buka Rincian Anggaran

Selasa, 22 September 2026 • 05:02:32 WIB
Polemik CSR Rp 300 Juta Tugu Pengantin Seluma, Dirut Bank Bengkulu Iswahyudi Diminta Buka Rincian Anggaran
Rehabilitasi Tugu Pengantin Simpang Enam di Kabupaten Seluma menelan dana CSR Bank Bengkulu sekitar Rp 300 juta.

SELUMA — Rehabilitasi Tugu Pengantin Simpang Enam di Kabupaten Seluma menelan dana CSR Bank Bengkulu sekitar Rp 300 juta. Pekerjaan yang dilakukan mencakup pengecatan, pengadaan tong sampah, dan sejumlah item lain di kawasan tugu. Nilai anggaran itu dinilai tidak sepadan dengan hasil pekerjaan yang terlihat di lapangan.

Pertanyaan warga mengarah pada rincian kegiatan, dasar perencanaan anggaran, hingga bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana. Sejauh ini, belum ada dokumen atau penjelasan resmi yang dipublikasikan pihak bank.

Dirut Bank Bengkulu Minta Wartawan Hubungi Corsec

Saat dikonfirmasi mengenai rehabilitasi tugu dan penggunaan dana CSR, Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi tidak memberikan tanggapan. Iswahyudi mengarahkan pertanyaan kepada bagian kesekretariatan perusahaan.

"Hubungai bagian corsec ya dindo," tulis Iswahyudi saat dikonfirmasi via pesan singkat, sembari mengirimkan nomor kontak bagian corsec, Ade Mahfud, Jumat, (18/09/26).

Permintaan penjelasan kemudian dialamatkan kepada Koordinator Kesekretariatan Bank Bengkulu, Ade Mahfud. Namun, Ade Mahfud juga belum memberikan keterangan soal penggunaan dana CSR untuk rehabilitasi Tugu Pengantin Seluma maupun rincian anggaran sekitar Rp 300 juta yang disebut digunakan dalam kegiatan tersebut.

Pekerjaan Dinilai Sederhana, Anggaran Rp 300 Juta Jadi Sorotan

Rehabilitasi Tugu Pengantin Seluma sebelumnya sempat jadi perbincangan. Pekerjaan yang tampak di lapangan tergolong sederhana, sementara nilai anggaran yang disebut mencapai Rp 300 juta.

Selisih antara volume pekerjaan dan besaran anggaran inilah yang memicu pertanyaan publik. Warga menuntut transparansi, terutama karena dana berasal dari CSR perusahaan daerah yang dikelola Bank Bengkulu.

Belum Ada Penjelasan Resmi Soal Mekanisme Penyaluran CSR

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak Bank Bengkulu. Sejumlah hal yang belum terjawab antara lain nilai anggaran final, rincian pekerjaan, mekanisme penyaluran CSR, serta dasar penetapan biaya rehabilitasi Tugu Pengantin Seluma.

Ketiadaan keterangan resmi membuat polemik ini belum menemukan titik terang. Publik menunggu apakah Bank Bengkulu akan membuka dokumen perencanaan dan pertanggungjawaban kegiatan tersebut.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bengkuluinteraktif.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks