BENGKULU — Sebanyak puluhan paket sembako dibagikan kepada para duda dan pekerja sosial pemakaman yang tersebar di seluruh kelurahan dalam wilayah administratif Kota Bengkulu. Penyerahan bantuan berlangsung di pelataran Masjid Agung At-Taqwa, Kamis (27/8/2026), dan menjadi agenda rutin yang kali ini menyasar dua kelompok penerima yang jarang masuk daftar prioritas bansos.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi turun langsung menyerahkan paket sembako kepada perwakilan penerima. Ia menyebut kedua kelompok ini memiliki perjuangan yang berbeda namun sama-sama layak mendapat perhatian pemerintah.
Peran Sosial Penggali Kubur dan Perjuangan Duda
Dedy menjelaskan, para penggali kubur memiliki peran sosial yang tidak bisa diabaikan di tengah masyarakat. Sementara itu, para duda menghadapi tantangan ganda, yakni menjalankan peran sebagai kepala keluarga sekaligus mengurus kebutuhan rumah tangga secara mandiri.
"Pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat meringankan beban dapur keluarga, serta menjadi bukti bahwa pemerintah tidak pernah melupakan jasa para penggali kubur dan perjuangan para kepala keluarga," ujar Dedy dalam sambutannya.
Bantuan untuk Meringankan Beban Harian
Isi paket sembako yang dibagikan merupakan kebutuhan pokok harian yang biasa dikonsumsi warga. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan sebelum akhirnya didistribusikan kepada penerima lain yang telah terdata.
Dedy berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi penerima dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemkot Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus memperhatikan masyarakat, termasuk kelompok-kelompok yang memiliki peran sosial penting namun kerap luput dari perhatian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial Pemerintah Kota Bengkulu yang menyasar warga dengan kategori rentan dan pekerja informal yang selama ini jarang tersentuh bantuan sosial reguler.