Pencarian

Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Alas Seluma, Kakak Sempat Curiga Adik Hilang dari Permukaan

Kamis, 27 Agustus 2026 • 00:23:01 WIB
Bocah 6 Tahun Tenggelam di Sungai Alas Seluma, Kakak Sempat Curiga Adik Hilang dari Permukaan
Bocah enam tahun tenggelam di Sungai Alas, Semidang Alas, Seluma, Rabu (26/8/2026) sore.

SELUMA — Isak tangis menyelimuti warga Desa Pinju Layang, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, menyusul meninggalnya Dinda (6) yang tenggelam di Sungai Alas, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Bocah tersebut merupakan warga Desa Pinju Layang dan tenggelam saat mandi sore di kawasan Ulu Air Sendawar, Desa Sendawar, Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM).

Kronologi: Hilang dari Permukaan, Teriakan Minta Tolong Gema di Sekitar Sungai

Peristiwa nahas itu berawal ketika Selvia Gustin (12) mengajak kakak korban, Anesah (12), serta Dinda untuk mandi sore di aliran sungai tersebut. Ketiganya langsung menceburkan diri ke sungai sesampainya di lokasi.

Namun, berselang beberapa menit, Anesah yang merupakan kakak kandung korban mendadak curiga karena adiknya tidak terlihat di permukaan air. Kecurigaan itu membuat Selvia berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar yang berada di lokasi.

Aksi Warga: Petani 73 Tahun Jadi Orang Pertama yang Berlari Menolong

Teriakan minta tolong itu terdengar oleh Wamin (73), seorang petani yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. Ia bersama warga lainnya langsung berlari menuju sungai dan melakukan penyelamatan darurat.

Upaya pencarian membuahkan hasil setelah warga berhasil mengangkat tubuh bocah malang tersebut dari dasar sungai. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kelurahan Pajar Bulan menggunakan kendaraan warga untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Mengapa Arus Sungai Menjadi Ancaman bagi Anak-Anak?

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya mandi di aliran sungai yang deras, terutama bagi anak-anak yang belum mahir berenang. Kedalaman dan arus sungai yang tidak terlihat dari permukaan kerap menjadi faktor utama penyebab tenggelam.

Warga setempat diimbau untuk lebih waspada dan mengawasi anak-anak mereka saat bermain di dekat aliran sungai, khususnya pada sore hari. Kejadian ini juga menyoroti perlunya edukasi keselamatan air bagi anak-anak di daerah pedesaan yang dekat dengan perairan terbuka.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rbtv.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks