Pemerintah Kota Bengkulu mengajak seluruh warganya menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keteladanan, persatuan, dan kepedulian sosial. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan ajakan tersebut saat menghadiri peringatan Maulid Nabi di Masjid Agung At Taqwa Bengkulu, Rabu.
KOTA BENGKULU — Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menegaskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momen ini dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari di tengah derasnya arus perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan keteladanan Nabi Muhammad SAW tetap relevan diterapkan, terutama ketika masyarakat menghadapi perubahan yang berlangsung cepat. Menurutnya, nilai kejujuran, kesabaran, kepedulian, dan sikap saling menghargai yang dicontohkan Rasulullah menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat.
Tiga Pesan Refleksi di Tengah Gempuran Teknologi
Dedy Wahyudi menyampaikan terdapat tiga pesan utama yang dapat menjadi refleksi bersama dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini. Ketiga pesan tersebut menyangkut keteladanan individu, penguatan syiar keagamaan, serta sinergi seluruh elemen masyarakat.
"Keteladanan Nabi Muhammad SAW selalu relevan dalam kehidupan. Oleh karena itu, sudah semestinya kita meneladani beliau agar kehidupan kita menjadi lebih baik. Tentu kita mengambil hikmah dari peringatan Maulid Nabi ini," kata Dedy Wahyudi di Masjid Agung At Taqwa Bengkulu, Rabu.
Pertama, umat Islam diminta meneladani Rasulullah SAW sebagai sosok contoh terbaik dalam menjalani kehidupan sekaligus menyebarkan ajaran Islam. Kedua, peringatan Maulid Nabi diharapkan mampu memperkuat syiar dan kehidupan keagamaan di Kota Bengkulu.
Kegiatan Keagamaan Kunci Pembangunan Karakter Warga
Menurut Dedy, kegiatan keagamaan yang terus digelorakan menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat Kota Bengkulu. Ia menilai pembangunan fisik saja tidak cukup tanpa diimbangi penguatan moral dan spiritual warga.
"Momentum ini juga untuk menyatukan, kompak. Untuk Kota Bengkulu ke depan, kita harus bersama-sama. Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar semua program kita terlaksana dengan baik," ujarnya.
Sinergi Warga dan Pemkot untuk Pembangunan Kota Bengkulu
Pesan ketiga yang ditekankan Wali Kota adalah pentingnya menjaga kekompakan dan membangun sinergi seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan Kota Bengkulu. Dedy berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah dapat diterapkan di berbagai lingkungan, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintahan.
Ia menambahkan, penerapan nilai-nilai tersebut secara konsisten akan menciptakan suasana kehidupan yang harmonis di Kota Bengkulu. Hal ini sejalan dengan upaya Pemkot Bengkulu dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadaban.