Pencarian

Posko Kesehatan Polri di Nagekeo Layani 400 Warga Terdampak Gempa, ISPA dan Gastritis Dominasi Keluhan

Selasa, 25 Agustus 2026 • 14:49:31 WIB
Posko Kesehatan Polri di Nagekeo Layani 400 Warga Terdampak Gempa, ISPA dan Gastritis Dominasi Keluhan
Posko kesehatan Polri di Nagekeo telah melayani pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi 400 warga terdampak gempa hingga Senin (24/8/2026).

NAGEO — Tim Kesehatan Pusdokkes Polri mencatat ratusan warga telah memanfaatkan layanan posko kesehatan yang didirikan di Kabupaten Nagekeo pascagempa. Hingga Senin (24/8/2026), sebanyak 400 warga telah menerima pemeriksaan dan pengobatan gratis di lokasi pengungsian.

Ketua Tim Kesehatan Pusdokkes Polri, Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi, mengatakan mayoritas keluhan yang masuk berkaitan dengan penyakit yang umum muncul di pengungsian. Kondisi lingkungan dan daya tahan tubuh yang menurun menjadi pemicu utama.

“Sampai dengan 24 Agustus, kurang lebih 400 warga sudah mendapatkan pelayanan kesehatan di posko. Keluhan yang kami temukan cukup beragam, seperti ISPA, gastritis, flu dan batuk,” ujar Ahmad Fauzi dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).

Kondisi Pasien Berangsur Pulih, Tim Medis Lakukan Pemantauan

Setelah menjalani pemeriksaan dan pemberian obat, sebagian besar warga yang berobat menunjukkan perkembangan positif. Ahmad Fauzi memastikan kondisi mereka yang datang ke posko kesehatan kini sudah mulai membaik.

“Alhamdulillah, sebagian besar keluhan yang dialami masyarakat sudah teratasi. Kami terus melakukan pemantauan dan memberikan pelayanan apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan,” katanya.

Petugas medis tidak hanya berhenti pada pengobatan. Mereka terus berkoordinasi dengan unsur terkait di lapangan untuk memastikan layanan kesehatan berjalan berkelanjutan selama masa pemulihan pascabencana.

Warga Diimbau Segera Periksa, Polri Pastikan Layanan Berlanjut

Kehadiran posko kesehatan ini memastikan warga yang rumahnya rusak atau mengungsi tetap mendapat akses pertolongan medis tanpa hambatan. Masyarakat tidak perlu menunggu kondisi kesehatannya memburuk untuk datang memeriksakan diri.

Ahmad Fauzi menegaskan komitmen timnya untuk tetap bertahan di lokasi selama layanan medis masih dibutuhkan masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya kemanusiaan Polri dalam membantu pemulihan warga Nagekeo.

“Kami akan terus hadir selama masyarakat masih membutuhkan pelayanan kesehatan. Harapannya, masyarakat dapat melewati masa pemulihan ini dengan kondisi yang semakin sehat dan kuat,” tutur Ahmad Fauzi.

Selain menangani keluhan fisik, kehadiran tim medis di tengah pengungsian juga memberikan rasa aman bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit pascagempa. Pelayanan ini diharapkan mempercepat pemulihan kondisi sosial dan kesehatan masyarakat setempat.

Follow porosbengkulu.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediabengkulu.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks