REJANG LEBONG — Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan kemeriahan Festival Budaya Nusantara yang digelar Desa Kesambe Lama, Kecamatan Curup Timur, Sabtu (22/8/2026). Perpaduan musik sound horek yang menggelegar dan atraksi karnaval dengan beragam pakaian adat Nusantara menyulap jalanan desa menjadi panggung rakyat yang hidup.
Kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan ajang unjuk kreativitas dan potensi budaya lokal. Para peserta menampilkan beragam atraksi, mulai dari busana adat dari berbagai daerah di Indonesia, pertunjukan seni, hingga instalasi kreatif yang menggambarkan potensi pertanian dan budaya Desa Kesambe Lama.
Apresiasi Bupati untuk Partisipasi Masyarakat
Bupati Rejang Lebong, H. Hendri Praja, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengaku bangga dengan antusiasme masyarakat. Menurutnya, festival ini menjadi bukti nyata partisipasi warga dalam menjaga dan melestarikan keberagaman adat serta budaya daerah.
"Di Desa Kesambe Lama terdapat masyarakat dengan suku yang beragam serta profesi yang bervariasi. Kami sangat bangga melihat antusias peserta, baik tim horek maupun kelompok karnaval yang menampilkan seni, budaya, potensi desa dan kreativitas luar biasa," kata Hendri di sela-sela acara.
Kekompakan Warga dan Dukungan Desa Tetangga
Kepala Desa Kesambe Lama, Darwantoni, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kelancaran acara. Ia menilai kesuksesan festival ini tidak lepas dari kekompakan seluruh elemen masyarakat yang bahu-membahu menyukseskan acara tahunan tersebut.
"Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Desa Kesambe Lama atas antusiasnya dalam memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Kegiatan ini sangat meriah berkat kekompakan masyarakat," ujarnya.
Darwantoni juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, jajaran OPD, pihak kecamatan, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebut, kemeriahan festival juga tidak terlepas dari dukungan masyarakat desa tetangga, di antaranya Desa Kampung Delima dan Kelurahan Karang Anyar.
"Kami dari Pemerintah Desa Kesambe Lama mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan atas terselenggaranya acara ini," katanya.
Target Festival ke Depan Lebih Spektakuler
Keberhasilan tahun ini menjadi modal bagi pemerintah desa untuk mengembangkan festival serupa di masa mendatang. Darwantoni berharap Festival Budaya Nusantara dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan dengan menampilkan seni dan budaya yang lebih beragam serta kreatif.
"Insya Allah harapan kami, dengan adanya seni budaya ini, ke depan bisa menampilkan yang lebih baik lagi," pungkasnya.